Khazanahalquran.com – Akhir-akhir ini, gosip menjadi santapan masyarakat sehari-hari. Sejak pagi kita telah disuguhi berbagai macam acara televisi yang mengumbar masalah dan aib orang. Padahal Al-Qur’an sangat tegas berbicara tentang para penyebar aib, Allah swt berfirman,

إِنَّ الَّذِينَ يُحِبُّونَ أَن تَشِيعَ الْفَاحِشَةُ فِي الَّذِينَ آمَنُوا لَهُمْ عَذَابٌ أَلِيمٌ فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ وَاللَّهُ يَعْلَمُ وَأَنتُمْ لَا تَعْلَمُونَ

Sesungguhnya orang-orang yang ingin agar perbuatan yang sangat keji itu (berita bohong) tersiar di kalangan orang-orang yang beriman, mereka mendapat azab yang pedih di dunia dan di akhirat. Dan Allah Mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui. (QS.an-Nur:19)

Ayat ini adalah ancaman bagi orang-orang yang hobi dan senang menyebar aib kaum mukminin. Dan ancaman Allah dalam ayat ini sangatlah tegas, “mereka mendapat azab yang pedih di dunia dan di akhirat.

Kehormatan dan harga diri kaum mukminin adalah barang mahal yang harus dijaga. Setiap orang memiliki aib dan setiap dari kita pernah berbuat salah. Maka tugas kita adalah menutupi aib dan kesalahan saudara kita, bukan malah menyebarkannya.

Ancaman dalam ayat ini adalah siksaan di dunia dan akhirat. Jangan-jangan semua kesengsaraan yang menimpa kita di dunia ini diakibatkan karena kita senang menyebarkan aib dan kesalahan orang lain. Sementara kita tidak sadar bahwa perbuatan itu adalah sesuatu yang besar. Allah berfirman,

إِذْ تَلَقَّوْنَهُ بِأَلْسِنَتِكُمْ وَتَقُولُونَ بِأَفْوَاهِكُم مَّا لَيْسَ لَكُم بِهِ عِلْمٌ وَتَحْسَبُونَهُ هَيِّناً وَهُوَ عِندَ اللَّهِ عَظِيمٌ

“(Ingatlah) ketika kamu menerima (berita bohong) itu dari mulut ke mulut dan kamu katakan dengan mulutmu apa yang tidak kamu ketahui sedikit pun, dan kamu menganggapnya remeh, padahal dalam pandangan Allah itu soal besar. (QS.an-Nur:15)

Kita menganggapnya hal remeh padahal disisi Allah sangatlah besar. Karena itulah Allah mengakhiri ayat ini dengan firman-Nya, Allah Mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.Yakni mungkin kita tidak tau bahwa berbagai siksaan dan kesengsaraan hidup ini bermula dari kebiasaan kita yang sering mengumbar aib dan keburukan orang lain.

Rasulullah saw bersabda,

 “Siapa yang menyebarkan aib seorang mukmin maka ia tidak akan mati sebelum melakukan aib tersebut.”

Semoga lisan kita terjaga dari kebiasaan bergosip dan menyebarluaskan aib orang lain, karena sungguh siksaan Allah menanti orang-orang yang hobi menggosip. Siksaan yang amat pedih di dunia maupun di akhirat kelak.

Komentar

LEAVE A REPLY