Bagaimana Cara Mensyukuri Kondisi Apapun yang Terjadi?

khazanahalquran.com – Otak manusia tak mampu memahami rahasia dibalik kejadian demi kejadian yang menimpa dirinya. Idealnya, apapun yang terjadi harus kita syukuri, entah itu kenikmatan ataupun “musibah”.

Karena kenikmatan atau musibah yang menimpa hanyalah penilaian manusia saja. Bisa saja yang kita anggap kenikmatan adalah musibah dan yang kita anggap musibah adalah kenikmatan yang besar.

Bukankah Allah berfirman,

وَعَسَىٰ أَنْ تَكْرَهُوا شَيْئًا وَهُوَ خَيْرٌ لَكُمْ ۖ وَعَسَىٰ أَنْ تُحِبُّوا شَيْئًا وَهُوَ شَرٌّ لَكُمْ ۗ وَاللَّهُ يَعْلَمُ وَأَنْتُمْ لَا تَعْلَمُونَ

“Boleh jadi kamu tidak menyenangi sesuatu, padahal itu baik bagimu, dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu, padahal itu tidak baik bagimu. Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.” (QS.Al-Baqarah:216)

Lalu bagaimana cara kita mensyukuri ujian atau musibah yang menimpa kita?

Manusia mampu mensyukuri musibah yang menimpanya bila ia merenungkan beberapa renungan berikut ini :

Tidakkah kita tau bahwa begitu banyak musibah orang lain yang lebih besar dari kita?

Tidakkah kita sadar bahwa musibah itu membuat kita lebih banyak mengingat Allah?

Tidakkah kita mengerti bahwa musibah itu melunakkan hati kita yang keras?

Tidakkah kita ingat bahwa musibah itu mengingatkan kita pada orang-orang yang membutuhkan?

Tidakkah kita tau bahwa musibah itu membuat kita berhenti sejenak dan banyak berpikir?

Tidakkah kita sadar bahwa musibah itu mengingatkan kita pada nikmat-nikmat Allah yang lalu?

Tidakkah kita mengerti bahwa musibah itu melunturkan dosa-dosa?

Tidakkah kita ingat bahwa musibah itu membuahkan pahala di akhirat bila kita menghadapinya dengan sabar?

Tidakkah kita tau bahwa musibah itu mengingatkan kita pada hari kiamat?

Tidakkah kita sadar bahwa musibah itu mengajarkan kita tentang kesabaran dan ketabahan yang sebenarnya?

Tidakkah kita mengerti bahwa bisa saja musibah kita jauh lebih besar dari yang terjadi, namun Allah menghindarkannya?

Jika kita merenungkan poin-poin diatas, maka kita akan tau bahwa musibah itu sebenarnya indah dan penuh dengan manfaat.

Kurma terasa manis bagi anak kecil, namun cabai sangatlah pedas bagi mereka. Akan tetapi bagi penggemarnya, hidangan tidak akan lengkap tanpa ditemani dengan sambal yang pedas.

Walaupun kita selalu dianjurkan untuk memohon agar dijauhkan dari bencana ataupun musibah, namun bila musibah itu telah datang maka hendaknya kita merenungkan poin-poin diatas agar mampu bersabar dan mengambil hikmah dibalik musibah tersebut.

Semoga renungan-renungan diatas bisa membantu kita untuk selalu bersyukur dalam setiap keadaan.

Komentar

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY