Belajar Cara Bergaul Nabi dari Ayat-Ayat Al-Qur’an

khazanahalquran.com – Kali ini kita akan belajar tentang cara bergaul Nabi Muhammad saw melalui ayat-ayat suci Al-Qur’an. Dari ayat-ayat ini kita akan melihat bagaimana cara nabi bersikap dihadapan orang lain.

Tujuan kita merenungkan ayat-ayat ini tak lain adalah untuk mengenal kemuliaan Nabi Muhammad saw, lalu menanyakan pada diri kita masing-masing, pantaskah kita disebut sebagai pengikut Nabi? Sudahkah kita meneladani cara hidup beliau sehari-hari? Atau selama ini sikap kita lebih mirip dengan musuh-musuh Nabi?

Mari kita renungkan ayat-ayat yang menjelaskan cara bergaul Baginda Nabi Muhammad saw berikut ini,

1. Sabar adalah pegangan utama.

فَاصْبِرْ إِنَّ وَعْدَ اللَّهِ حَقٌّ

“Maka bersabarlah engkau (Muhammad), sesungguhnya janji Allah itu benar.” (QS.Ghafir:77)

2. Bersikap tawadhu’ dihadapan kaum mukminin.

وَاخْفِضْ جَنَاحَكَ لِمَنِ اتَّبَعَكَ مِنَ الْمُؤْمِنِينَ

“Dan rendahkanlah dirimu terhadap orang-orang yang beriman yang mengikutimu.” (QS.Asy-Syu’ara:215)

3. Mendoakan umatnya.

وَصَلِّ عَلَيْهِمْ ۖ إِنَّ صَلَاتَكَ سَكَنٌ لَهُمْ

“Dan berdoalah untuk mereka. Sesungguhnya doamu itu (menumbuhkan) ketenteraman jiwa bagi mereka.” (QS.At-Taubah:103)

4. Berdakwah dengan cara yang santun dan indah.

ادْعُ إِلَىٰ سَبِيلِ رَبِّكَ بِالْحِكْمَةِ وَالْمَوْعِظَةِ الْحَسَنَةِ

“Serulah (manusia) kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pengajaran yang baik.” (QS.An-Nahl:125)

5. Lemah lembut kepada umatnya.

فَبِمَا رَحْمَةٍ مِنَ اللَّهِ لِنْتَ لَهُمْ ۖ وَلَوْ كُنْتَ فَظًّا غَلِيظَ الْقَلْبِ لَانْفَضُّوا مِنْ حَوْلِكَ

“Maka berkat rahmat Allah engkau (Muhammad) berlaku lemah lembut terhadap mereka. Sekiranya engkau bersikap keras dan berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekitarmu.” (QS.Ali ‘Imran:159)

6. Mudah memaafkan dan memohonkan ampun untuk mereka.

فَاعْفُ عَنْهُمْ وَاسْتَغْفِرْ لَهُمْ وَشَاوِرْهُمْ فِي الْأَمْرِ

“Karena itu maafkanlah mereka dan mohonkanlah ampunan untuk mereka, dan bermusyawarahlah dengan mereka dalam urusan itu.” (QS.Ali ‘Imran:159)

7. Membalas keburukan dengan kebaikan.

ادْفَعْ بِالَّتِي هِيَ أَحْسَنُ السَّيِّئَةَ

“Tolaklah perbuatan buruk mereka dengan (cara) yang lebih baik.” (QS.Al-Mu’minun:96)

8. Mencari persamaan bukan mempermasalahkan perbedaan !

قُلْ يَا أَهْلَ الْكِتَابِ تَعَالَوْا إِلَىٰ كَلِمَةٍ سَوَاءٍ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ

Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu.” (QS.Ali ‘Imran:64)

9. Memberi kesempatan kepada yang bersalah dan memaafkan.

فَبَايِعْهُنَّ وَاسْتَغْفِرْ لَهُنَّ اللَّهَ

“Terimalah janji setia mereka dan mohonkanlah ampunan untuk mereka kepada Allah.” (QS.Al-Mumtahanah:12)

10. Menaruh kepercayaan kepada kaum mukminin.

قُلْ أُذُنُ خَيْرٍ لَكُمْ يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَيُؤْمِنُ لِلْمُؤْمِنِينَ وَرَحْمَةٌ لِلَّذِينَ آمَنُوا مِنْكُمْ ۚ

Katakanlah, “Dia mempercayai semua yang baik bagi kamu, dia beriman kepada Allah, mempercayai orang-orang mukmin, dan menjadi rahmat bagi orang-orang yang beriman di antara kamu.” (QS.At-Taubah:61)

11. Menebarkan salam.

وَإِذَا جَاءَكَ الَّذِينَ يُؤْمِنُونَ بِآيَاتِنَا فَقُلْ سَلَامٌ عَلَيْكُمْ

Dan apabila orang-orang yang beriman kepada ayat-ayat Kami datang kepadamu, maka katakanlah, “Salamun ‘alaikum (selamat sejahtera untuk kamu).” (QS.Al-An’am:54)

12. Mengedepankan perdamaian.

وَإِنْ جَنَحُوا لِلسَّلْمِ فَاجْنَحْ لَهَا

“Tetapi jika mereka condong kepada perdamaian, maka terimalah.” (QS.Al-Anfal:61)

13. Memberi kabar gembira kepada orang-orang yang beriman.

وَبَشِّرِ الْمُؤْمِنِينَ بِأَنَّ لَهُمْ مِنَ اللَّهِ فَضْلًا كَبِيرًا

“Dan sampaikanlah kabar gembira kepada orang-orang mukmin bahwa sesungguhnya bagi mereka karunia yang besar dari Allah.” (QS.Al-Ahzab:47)

Inilah beberapa kutipan ayat tentang cara bersikap Baginda Nabi saw dan cara beliau bergaul dengan orang lain. Sikap yang penuh cinta, rahmat dan mudah memaafkan.

Maka kita akan bertanya kepada diri kita sebelum bertanya kepada orang lain. Sudah benarkah cara kita mengikuti ajaran nabi?

Bagi kita yang masih bersikap keras dan garang dihadapan orang lain, khususnya dihadapan saudara muslim kita, begitukah cara nabi bersikap?

Bagi kita yang sulit untuk memaafkan dan mengedepankan perdamaian, begitukah ajaran suci nabi?

Mari kita koreksi diri untuk memberikan senyuman di wajah suci Nabi saw.

Khazanah Al-Qur’an mengucapkan selamat berbahagia bagi seluruh alam semesta atas kelahiran Sang Pembawa Rahmat, Baginda Nabi Muhammad saw.

Komentar

LEAVE A REPLY