Khazanahalquran.com – Sungguh Hudhud lebih valid daripada kita disaat menyampaikan suatu berita. Yaitu ketika ia berkata,

وَجِئْتُكَ مِنْ سَبَإٍ بِنَبَإٍ يَقِينٍ

“Dan kubawa kepadamu dari negeri Saba suatu berita penting yang pasti.” (QS.an-Naml:22)

Hudhud tidak berkata “aku mendengar” atau “aku membaca disuatu tempat”.

Ia juga tidak mengatakan “aku mengira”, “sepertinya begini” ataupun “katanya begitu”…

Karena itu kata-kata yang tidak pasti dan itulah yang akan menyebabkan pertikaian dan perselisihan…

Maka janganlah kita menyampaikan suatu berita kecuali setelah di cek kebenarannya !

Komentar

LEAVE A REPLY