Khazanahalquran.com – Fitrah manusia pasti ingin mencintai dan menghormati orang tuanya. Agama pun sangat menekankan penghormatan kepada keduanya.

Kali ini kita akan melihat dua fenomena unik dalam Al-Qur’an. Satu sisi ada seorang anak yang sangat taat kepada orang tuanya walau resikonya adalah kematian. Di sisi lain, ada yang durhaka dan enggan walau hendak diselamatkan.

Melalui mimpinya, Nabi Ibrahim as mendapat perintah untuk menyembelih anak tersayangnya, Ismail. Ia ceritakan mimpi itu kepada Ismail, dan tahukah anda apa jawaban anak kecil ini?

قَالَ يَا أَبَتِ افْعَلْ مَا تُؤْمَرُ سَتَجِدُنِي إِن شَاء اللَّهُ مِنَ الصَّابِرِينَ -١٠٢-

Dia (Isma‘il) menjawab, “Wahai ayahku! Lakukanlah apa yang Diperintahkan (Allah) kepadamu; Insya Allah engkau akan mendapatiku termasuk orang yang sabar.” (Ash-Shaffat 102)

 

Lain halnya dengan putra Nabi Nuh as. Dengan sabar beliau mengajak putranya untuk selamat dari adzab banjir dan tetap hidup, namun ia enggan dan durhaka.

وَنَادَى نُوحٌ ابْنَهُ وَكَانَ فِي مَعْزِلٍ يَا بُنَيَّ ارْكَب مَّعَنَا وَلاَ تَكُن مَّعَ الْكَافِرِينَ -٤٢-

Dan Nuh memanggil anaknya, ketika dia (anak itu) berada di tempat yang jauh terpencil, “Wahai anakku! Naiklah (ke kapal) bersama kami dan janganlah engkau bersama orang-orang kafir.” (Huud 42)

 

Lalu apa jawaban seorang anak durhaka yang hendak diselamatkan oleh ayahnya ini?

قَالَ سَآوِي إِلَى جَبَلٍ يَعْصِمُنِي مِنَ الْمَاء قَالَ لاَ عَاصِمَ الْيَوْمَ مِنْ أَمْرِ اللّهِ إِلاَّ مَن رَّحِمَ وَحَالَ بَيْنَهُمَا الْمَوْجُ فَكَانَ مِنَ الْمُغْرَقِينَ -٤٣-

Dia (anaknya) menjawab, “Aku akan mencari perlindungan ke gunung yang dapat menghindarkan aku dari air bah!” (Nuh) berkata, “Tidak ada yang melindungi dari siksaan Allah pada hari ini selain Allah yang Maha Penyayang.” Dan gelombang menjadi penghalang antara keduanya; maka dia (anak itu) termasuk orang yang ditenggelamkan. (Huud 43)

 

Sungguh ajaib, sebagian orang berbakti kepada orang tuanya hingga diluar batas akal. Dan sebagian lainnya durhaka dengan alasan yang mengherankan. Berbakti walau akan dibunuh dan durhaka walau akan diselamatkan.

Komentar

LEAVE A REPLY