Bukti Cinta kepada Allah adalah Bersikap Rendah Hati kepada Sesama !

khazanahalquran.com – Allah swt berfirman,

يُحِبُّهُمْ وَيُحِبُّونَهُ أَذِلَّةٍ عَلَى الْمُؤْمِنِينَ

“Dia (Allah) mencintai mereka dan mereka pun mencintai-Nya, dan bersikap lemah lembut terhadap orang-orang yang beriman.” (QS.Al-Ma’idah:54)

Bukti pertama yang disebutkan oleh Al-Qur’an ketika menceritakan orang-orang yang mencintai dan dicintai Allah adalah sikap lemah lembut mereka kepada kaum mukminin.

Ayat diatas adalah bukti nyata bahwa mereka yang mengaku mencintai Allah harus membuktikan cintanya dengan menyayangi dan bersikap lembut kepada sesama.

Bahkan jika kita ingin masuk lebih dalam pada ayat-ayat suci Al-Qur’an, maka akan kita temukan perintah Allah kepada Nabi Muhammad saw untuk bersikap tawadhu dihadapan kaum mukminin.

وَاخْفِضْ جَنَاحَكَ لِمَنِ اتَّبَعَكَ مِنَ الْمُؤْمِنِينَ

“Dan rendahkanlah dirimu terhadap orang-orang yang beriman yang mengikutimu.” (QS.Asy-Syu’ara:215)

Nabi Muhammad saw, makhluk yang paling mulia dan paling dicintai Allah diperintahka  untuk tawadhu dan merendahkan diri dihadapan kaum mukminin. Lalu siapa kita yang berani mengangkat dada dan bersikap arogan kepada sesama? Apakah kita merasa lebih mulia dari nabi?

Selamanya sikap arogan, bengis dan tega dengan sesama adalah sikap menyalahi Al-Qur’an. Kenapa kita harus berteriak kepada sesama muslim? Kenapa kita saling menyalahkan? Kenapa kita menganggu kehidupan mereka?

Ingatlah bahwa mereka adalah saudara kita. Dan Allah memerintahkan dengan gamblang untuk kita bersikap baik dan lemah lembut terhadap sesama.

Marilah kita jaga sikap kita kepada sesama, karena mustahil kita akan mendapatkan cinta Allah tanpa menyayangi makhluknya.

Komentar

LEAVE A REPLY