Khazanahalquran.com – Bumi ini luas dan menyimpan pelajaran disetiap sisinya. Allah Berfirman,

أَفَلَمْ يَسِيرُوا فِي الأرْضِ فَتَكُونَ لَهُمْ قُلُوبٌ يَعْقِلُونَ بِهَا أَوْ آذَانٌ يَسْمَعُونَ بِهَا فَإِنَّهَا لا تَعْمَى الأبْصَارُ وَلَكِنْ تَعْمَى الْقُلُوبُ الَّتِي فِي الصُّدُورِ

“Maka tidak pernahkah mereka berjalan di bumi, sehingga hati (akal) mereka dapat memahami, telinga mereka dapat mendengar? Sebenarnya bukan mata itu yang buta, tetapi yang buta ialah hati yang di dalam dada.” (QS.Al-Hajj:46)

Dan pelajaran yang dapat kita ambil dari ayat ini adalah :

1. Perjalanan untuk mencari pengalaman dan mencoba hal yang baru adalah aktifitas yang penting. Perjalanan itu juga menjadi wasilah untuk mendapatkan pengalaman dan ilmu yang baru. ” Maka tidak pernahkah mereka berjalan di bumi.”

2. Seluruh tempat dan zaman menyimpan banyak pelajaran berharga, siapa yang tidak mengambil pelajaran darinya maka layak disebut orang yang merugi. “Maka tidak pernahkah mereka berjalan di bumi, sehingga hati (akal) mereka dapat memahami…”

3. Sebagian manusia tidak mau mendengar nasehat para utusan Allah dan tidak mengikuti petunjuk akal yang merupakan utusan dalam dirinya. ” sehingga hati (akal) mereka dapat memahami…”

4. Akal, telinga dan mata adalah alat untuk memperoleh pengetahuan. “hati (akal) mereka dapat memahami, telinga mereka dapat mendengar? Sebenarnya bukan mata itu yang buta…”

5. Butanya hati yang tidak mau mendengar nasehat orang lain lebih buruk dari butanya mata. Karena penentangan terhadap kebenaran akan menjadikan akal, mata dan pendengaran seseorang tidak berfungsi untuk melihat hakikat yang sebenarnya. ” Sebenarnya bukan mata itu yang buta, tetapi yang buta ialah hati yang di dalam dada..”

Mari kita mulai belajar untuk peka dengan berbagai pelajaran yang tersimpan di sekitar kita. Semoga Allah Membukakan hati kita untuk selalu menerima dan berpegang kepada kebenaran.

Komentar

LEAVE A REPLY