Hikmah Besar Dibalik Tertundanya Keinginanmu !

khazanahalquran.com – Ingatkah kita dengan kisah Nabi Yusuf as?

Ketika beliau harus terpenjara karena tuduhan yang tidak beliau lakukan. Saat itu Yusuf berada didalam penjara bersama sekian banyak tahanan, termasuk dua orang yang menanyakan arti dari mimpi mereka kepada beliau.

Bukankah kita tau bahwa Yusuf adalah yang paling bersih hatinya dibanding dua orang ini? Bukankah Yusuf adalah orang yang paling dicintai Allah dibanding mereka berdua?

Tapi Allah membebaskan dua orang ini sebelum Nabi Yusuf as !

Sekilas kita bertanya-tanya, jika Allah lebih mencintai Yusuf, mengapa Allah tidak membebaskannya lebih dahulu?

Bertahun-tahun setelah dua orang itu bebas, akhirnya Nabi Yusuf bebas dari penjara. Dan kita lihat apa yang terjadi kepada tiga manusia ini.

Lelaki pertama keluar menjadi pelayan.
Lelaki kedua keluar dan kemudian dihukum mati.

Sementara Nabi Yusuf as keluar paling akhir, namun beliau menjadi Bendahara Negeri Mesir!

Begitu pula dengan kisah Nabi Yunus as. Kala itu beliau berada diatas kapal bersama para penumpang lainnya. Ketika badai datang, diputuskan harus ada seorang yang dikeluarkan dari kapal untuk mengurangi beban kapal. Akhirnya mereka sepakat untuk mengundi siapa yang harus keluar dari kapal itu.

Kita semua tau bahwa Yunus adalah nabi Allah. Beliau adalah manusia yang paling dekat dengan Allah dibanding seluruh penumpang kapal tersebut. Tapi anehnya, nama Yunus lah yang terpilih dalam undian itu. Bahkan setelah beberapa kali diundi, tetap nama beliau lah yang keluar.

Akhirnya Nabi Yunus melompat kedalam laut dan pada akhirnya masuk kedalam perut ikan.

فَسَاهَمَ فَكَانَ مِنَ الْمُدْحَضِينَ

“Kemudian dia ikut diundi ternyata dia termasuk orang-orang yang kalah (dalam undian). (QS.Ash-Shaffat:141)

Dari dua kisah ini ada dua poin penting yang akan kita ambil.

1. Seringkali tujuan ditundanya keinginan kita oleh Allah adalah untuk memberi sesuatu yang lebih besar dan lebih baik. Maka berbaik sangkalah kepada Allah selalu !

فَعَسَىٰ أَنْ تَكْرَهُوا شَيْئًا وَيَجْعَلَ اللَّهُ فِيهِ خَيْرًا كَثِيرًا

“Boleh jadi kamu tidak menyukai sesuatu, padahal Allah menjadikan kebaikan yang banyak padanya.” (QS.An-Nisa’:19)

2. Suatu saat mungkin kita akan rugi dan orang disekitar kita mendapat keuntungan. Tapi ingatlah bahwa kerugian itu tidak seberapa karena kita akan tetap menjadi yang paling dicintai oleh Allah swt. Seperti Yunus yang terpilih menjadi yang harus melompat ke laut sementara yang lain selamat, namun Yunus tetap menjadi yang paling dicintai oleh Allah swt.

Semoga bermanfaat…

Komentar

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY