Khazanahalquran.com – Masa kelam jahiliyah adalah masa-masa yang tak terlupakan. Salah satu kekejian yang mereka lakukan adalah membunuh bayi perempuan hidup-hidup. Allah berfirman,

وَإِذَا الْمَوْءُودَةُ سُئِلَتْ — بِأَيِّ ذَنْبٍ قُتِلَتْ

“Dan apabila bayi-bayi perempuan yang dikubur hidup-hidup ditanya, karena dosa apakah ia dibunuh.” (QS.at-Takwir:8-9)

Jika kita perhatikan lebih dalam, ayat ini menyimpan keunikan tersendiri. Bahwa ternyata yang ditanya adalah bayi-bayi yang terkubur “karena dosa apakah ia dibunuh.”

Sementara si pembunuh (yang tak lain adalah ayah-ayah mereka) tidak ditanya tentang alasan mereka membunuh buah hati mereka sendiri.

Seakan si pembunuh itu tidak ada nilainya sama sekali dimata Allah sehingga tidak perlu ditanya tentang perbuatan keji mereka. Cukuplah kesaksian bayi-bayi itu yang akan membuktikan kebejatan ayah-ayah mereka.

Di hari itu, bayi-bayi yang terkubur akan mendapatkan posisi yang mulia dan ayah-ayah mereka akan dibangkitkan dengan penuh kehinaan.

Semoga bermanfaat…

Komentar

LEAVE A REPLY