Khazanahalquran.com – Mungkin kita bertanya-tanya, mengapa Allah menurunkan syariat di muka bumi ini? Mau dibawa kemana umat ini dengan berbagai macam perintah dan larangan-Nya? Apa tujuan dibalik aturan yang begitu detail dan begitu banyak ini?

Jika kita bertanya kepada Al-Qur’an, dengan simpel Allah Menjawab dalam Firman-Nya,

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُواْ اسْتَجِيبُواْ لِلّهِ وَلِلرَّسُولِ إِذَا دَعَاكُم لِمَا يُحْيِيكُمْ

“Wahai orang-orang yang beriman! Penuhilah seruan Allah dan Rasul, apabila dia menyerumu kepada sesuatu yang memberi kehidupan kepadamu.” (QS.Al-Anfal:24)

 

Bahasa Al-Qur’an menjawab bahwa syariat ini ingin mengajak kita kepada kehidupan. Apa maksudnya? Bukankah kita memang sudah hidup?

Banyak pendapat ahli tafsir mengenai makna “kehidupan”. Ada yang mengartikannya sebagai surga, karena disanalah kehidupan yang sebenarnya. Ada pula yang mengartikannya sebagai ilmu, karena kebodohan adalah kematian. Dan banyak lagi arti lainnya.

Namun apapun arti kehidupan itu, syariat sedang mengajak kita menuju kehidupan yang layak sebagai manusia, semenjak di dunia ini sampai kelak di akhirat.

Karena hidup kita belum layak disebut manusia. Kehidupan ini masih buas dan lebih mendekati kepada sifat binatang. Suka mengambil hak orang lain. Sering menyakiti hati sesama. Bahkan sebagian orang tega untuk membunuh sesamanya.

Sementara syariat ini diturunkan dengan berbagai perintah dan larangan tidak lain hanya untuk menjaga dan mengajak umat untuk sampai pada kehidupan yang layak disebut manusia. Kehidupan yang harmonis disaat satu sama yang lain saling menjaga hak dan menjalankan kewajibannya. Kehidupan yang tentram disaat orang-orang dzolim tidak diberi kesempatan untuk berbuat semena-mena. Dan semua itu terangkum lengkap dalam syariat yang dibawa Rasulullah saw. Bahkan adanya aturan Qishas, yaitu menghukum mati seorang yang melakukan pembunuhan, tujuannya pun untuk kehidupan.

وَلَكُمْ فِي الْقِصَاصِ حَيَاةٌ يَاْ أُولِيْ الأَلْبَابِ

“Dan dalam Qishas itu ada kehidupan bagimu, wahai orang-orang yang berakal.” (QS.Al-Baqarah:179)

Ayat ini dengan jelas ingin mengatakan bahwa dibalik semua syariat (bahkan hukuman mati pun) ada tujuan yang amat tinggi yaitu menjaga kehidupan manusia.

Pilihan ada ditangan kita, maukah kita diajak menuju kehidupan yang layak sebagai manusia?

Komentar

LEAVE A REPLY