Khazanahalquran.com – Semakin tahun pesona Al-Qur’an berusaha ditutupi oleh hijab teknologi. Umat Islam mulai meninggalkan Kitab Rujukan nomer satunya dan beralih pada yang lain. Kemajuan teknologi adalah hal yang bagus, ia bisa mengantarkan manusia lebih cepat kepada tuhannya. Kini dimana saja kita bisa belajar, kapan saja bisa berdoa, mengaji, bersilaturahmi dan berbagai kemudahan untuk berbuat baik.

Namun sayangnya, ada kekuatan besar yang memanfaatkan teknologi untuk merusak generasi. Teknologi diramu sebagai candu yang menghabiskan waktu. Teknologi disiapkan untuk memutus ingatan manusia akan adanya pahala, dosa dan kehidupan selanjutnya di akhirat.

Hasilnya, kaum muslimin lupa terhadap tujuan hidupnya. Lupa dengan Islam, Al-Qur’an dan ajaran sucinya. Para pemuda terlena dalam dunia maya dan melewatkan berbagai hal penting dalam hidupnya.

Sungguh miris melihat nasib Al-Qur’an yang tergeletak di rak berdebu. Surat dari seorang yang dicinta selalu dibaca namun surat dari tuhannya dilalaikan begitu saja. Perabot rumah tangga dengan susah payah dijaga, namun barang paling berharga yang bernama Al-Qur’an tergeletak dimana-mana.

Mungkin karena inilah Rasulullah saw mengeluhkan nasib Al-Qur’an yang diperlakukan secara tidak terhormat oleh umatnya.

وَقَالَ الرَّسُولُ يَا رَبِّ إِنَّ قَوْمِي اتَّخَذُوا هَذَا الْقُرْآنَ مَهْجُوراً

Dan Rasul (Muhammad) berkata, “Ya Tuhan-ku, sesungguhnya kaumku telah menjadikan al-Quran ini diabaikan.” (Al-Furqan 30)

Mungkin kaum muslimin telah lupa dengan kemuliaan dan keagungan Al-Qur’an. Mari kita coba mengingat kembali.

1. Ingatkah kita bahwa Al-Qur’an adalah buku pedoman hidup manusia yang terlengkap serta mukjizat terbesar Nabi Muhammad saw hingga akhir zaman?

2. Ingatkah kita bahwa gunung-gunung yang kokoh pun tak mampu menerima keagungan Al-Qur’an?

لَوْ أَنزَلْنَا هَذَا الْقُرْآنَ عَلَى جَبَلٍ لَّرَأَيْتَهُ خَاشِعاً مُّتَصَدِّعاً مِّنْ خَشْيَةِ اللَّهِ -٢١-

“Sekiranya Kami Turunkan al-Quran ini kepada sebuah gunung, pasti kamu akan melihatnya tunduk terpecah belah disebabkan takut kepada Allah.” (Al-Hasyr 21)

 

3. Ingatkah kita bahwa Sang Pencipta Alam menyebut Al-Qur’an sebagai perkataan yang berat?

إِنَّا سَنُلْقِي عَلَيْكَ قَوْلاً ثَقِيلاً -٥-

“Sesungguhnya Kami akan Menurunkan perkataan yang berat kepadamu.” (Al-Muzzammil 5)

 

4. Ingatkah kita bahwa Al-Qur’an yang turun secara bertahap selama 23 tahun dan kini telah berumur 1400 tahun ini masih tetap terjaga dan orisinil tanpa ada perubahan ? Adakah kitab seagung kitab suci ini?

إِنَّا نَحْنُ نَزَّلْنَا الذِّكْرَ وَإِنَّا لَهُ لَحَافِظُونَ -٩-

“Sesungguhnya Kami-lah yang Menurunkan al-Quran, dan pasti Kami (pula) yang Memeliharanya.” (Al-Hijr 9)

 

5. Ingatkah kita bahwa kandungan Al-Qur’an mencakup segala sesuatu? Dan kandungannya selalu fresh dan tak pernah ketinggalan jaman?

وَنَزَّلْنَا عَلَيْكَ الْكِتَابَ تِبْيَاناً لِّكُلِّ شَيْءٍ -٨٩-

“Dan Kami Turunkan Kitab (al-Quran) kepadamu untuk menjelaskan segala sesuatu.” (An-Nahl 89)

مَّا فَرَّطْنَا فِي الكِتَابِ مِن شَيْءٍ -٣٨-

“Tidak ada sesuatu pun yang Kami Luputkan di dalam Kitab.” (Al-An’am 38)

 

Sayangnya, kitab seagung ini ditelantarkan oleh kaum muslimin. Ilmuwan barat berlomba meneliti Al-Qur’an dan menemukan berbagai penemuan yang menakjubkan darinya, sementara muslimin hanya bisa berkata “itu sudah ada di kitab kami” tanpa pernah merenungkan dan mendalami kitab sucinya sendiri.

Ribuan ilmuwan masuk islam karena mukjizat dari kitab suci ini. Sementara muslimin membiarkannya berdebu bahkan hingga dimakan rayap, naudzubillah min dzalik.

Sadarlah wahai umat muslimin.. Ditangan kita ada pusaka yang agung yang tidak dimiliki umat yang lain. Baca, renungkan dan amalkan dalam kehidupan sehari-hari karena disitulah segala kunci hidup akan kita dapatkan.

Jangan sampai kita tergolong menjadi orang-orang yang dikeluhkan oleh Baginda Nabi Muhammad saw.

Komentar

LEAVE A REPLY