Khazanahalquran.com – Pada kajian sebelumnya, kita telah belajar untuk mengenal Rasulullah saw lebih dalam melalui ayat-ayat suci Al-Qur’an. Karena tidak ada yang dapat mengenal beliau seperti Penciptanya. Dan kali ini, kita akan mengenal Rasulullah saw melalui sabdanya. Karena tidak ada yang beliau ucapkan kecuali atas kontrol wahyu dari Allah swt.

وَمَا يَنطِقُ عَنِ الْهَوَى – إِنْ هُوَ إِلَّا وَحْيٌ يُوحَى

“Dan tidaklah yang diucapkannya itu menurut keinginannya. Tidak lain (itu) adalah wahyu yang diwahyukan (kepadanya).” (QS.An-Najm:3-4)

 

Rasulullah saw Menurut Lisan Sucinya

 

1. Rasulullah saw bersabda,

“Allah tidak Menciptakan ciptaan yang lebih utama dariku dan tidak ada yang lebih mulia di sisi-Nya dari diriku”

Ket : Tidak ada yang mampu menjangkau kemuliaannya. Ia telah sampai pada puncak keagungan seorang makhluk. Para nabi adalah orang-orang mulia, tapi tidak ada yang lebih mulia dari Muhammad saw.

2. Rasulullah saw bersabda,

“Wahai manusia, aku adalah rahmat (Allah) yang dihadiahkan (untuk kalian)”

Ket : Manusia tak bisa terputus dari rahmat sedetik pun, sementara tidak ada rahmat yang turun kecuali melalui Baginda Nabi saw. Maka semua yang datang dari beliau adalah rahmat. Semua aturan, perintah dan larangan adalah wujud dari rahmat Allah kepada hamba-Nya. Lalu akankah kita yang mendapatkan hadiah besar ini akan menerimanya aturan beliau dengan terpaksa?

 

3. Rasulullah saw bersabda,

“Aku telah dididik oleh Tuhanku dan itulah sebaik-baik didikan”

Ket : Hadist ini ingin menegaskan bahwa dari awal Rasulullah saw telah berada dalam penjagaan Allah swt. Jadi jangan pernah mengatakan bahwa beliau “pernah melakukan kesalahan” karena kata-kata ini secara tidak langsung akan “menyalahkan” Dzat yang Mendidiknya selama ini, yaitu Allah swt.

 

4. Rasulullah saw bersabda,

“Aku adalah penghulu anak Adam, tanpa aku sombong”

Ket : Rasulullah saw adalah manusia yang paling tawadhu’. Semua yang beliau katakan disini bukanlah bentuk kesombongan, tapi perintah dari Allah swt untuk mengenalkan dirinya. Agar umat memuliakan beliau dan tidak kurang ajar dihadapan Nabinya.

 

5. Rasulullah saw bersabda,

“Aku adalah manusia pertama yang dibangkitkan. Aku yang akan berkhutbah ketika mereka dikumpulkan dan aku lah yang memberi kabar gembira ketika mereka telah berputus asa”

Ket : Di Hari Kiamat kelak, yang pertama dibangkitkan adalah Rasulullah saw. Kemudian beliau diberi kesempatan untuk berbicara dihadapan seluruh manusia, termasuk para nabi. Dan ketika itu manusia akan menghadap para nabi untuk meminta pertolongan dan syafaat, namun tak ada yang bisa memberi. Mereka pun mulai putus asa hingga datanglah Rasulullah saw membawa kabar gembira dan berkata, “Kemarilah, itu adalah bagianku”.

 

6. Rasulullah saw bersabda,

“Aku adalah doa ayahku Ibrahim dan yang terakhir membawa kabar kedatanganku adalah Isa putra Maryam”

Ket: Seluruh nabi telah membawa kabar tentang kedatangan nabi terakhir, Muhammad saw. Dan nabi terakhir yang menyampaikan kabar ini adalah Nabi Isa as.

وَمُبَشِّراً بِرَسُولٍ يَأْتِي مِن بَعْدِي اسْمُهُ أَحْمَدُ

“Dan memberi kabar gembira dengan seorang rasul yang akan datang setelahku, yang nama-nya Ahmad (Muhammad).” (QS.As-Shaff:6)

Sementara Rasulullah saw juga disebut sebagai jawaban atas doa Nabi Ibrahim. Karena beliau pernah berdoa yang dikutip dalam Al-Qur’an,

رَبَّنَا وَابْعَثْ فِيهِمْ رَسُولاً مِّنْهُمْ

“Ya Tuhan kami, utuslah di tengah mereka seorang rasul dari kalangan mereka sendiri…” (QS.Al-Baqarah:129)

 

7. Rasulullah saw bersabda,

“Aku adalah yang paling banyak pengikutnya di Hari Kiamat”

Ket : Beliau adalah nabi yang paling banyak pengikutnya di Hari Akhir. Semoga kita termasuk orang-orang yang diakui sebagai pengikut beliau.

 

8. Rasulullah saw bersabda,

“Aku adalah pemimpin para rasul, tanpa aku harus sombong

Aku adalah penutup para nabi, tanpa aku harus sombong

Aku adalah yang pertama kali memberi syafaat, tanpa aku harus sombong”

Ket : Di Hari Kiamat, semua nabi berada dibelakang Rasulullah saw, karena beliau pernah bersabda bahwa “Adam dan seluruh nabi setelahnya berada dibawah benderaku di Hari Kiamat”.

 

9. Rasulullah saw bersabda,

“Aku adalah yang pertama mengetuk pintu surga”

Ket : Pintu Surga tidak akan dibuka sebelum Nabi Muhammad saw memasukinya. Bahkan surga menjadi haram bagi para pengikut nabi terdahulu sebelum umat Muhammad memasukinya. Karena itu, jika ingin mendekati Surga maka dekatilah orang yang akan pertama kali memasukinya.

 

10. Rasulullah saw bersabda,

“Aku adalah orang yang pertama kali mengahap (Allah) Yang Maha Mulia dan Maha Perkasa di Hari Kiamat, kemudian disusul dengan kitabku, keluargaku dan umatku.

Dan aku akan menanyakan kepada mereka apa yang mereka lakukan kepada kitab Allah dan keluargaku.”

 

11. Rasulullah saw bersabda,

“Jika Ibrahim adalah Kholilullah (teman Allah) maka aku adalah Habibullah (kekasih-Nya)”

Ket : Tidak ada jalan memperoleh Kecintaan Allah kecuali melalui kekasihnya, Muhammad Saw.

قُلْ إِن كُنتُمْ تُحِبُّونَ اللّهَ فَاتَّبِعُونِي يُحْبِبْكُمُ اللّهُ

Katakanlah (Muhammad), “Jika kamu mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah Mencintaimu..” (QS.Ali Imran:31)

 

12. Rasulullah saw bersabda,

“Aku yang paling bertakwa diantara kalian dan akulah yang paling mengenal Allah”

Ket : Al-Qur’an menyebutkan bahwa orang yang paling mulia di sisi Allah swt adalah yang paling bertakwa. Siapakah dia? Siapa lagi kalau bukan Baginda Nabi Muhammad saw.

إِنَّ أَكْرَمَكُمْ عِندَ اللَّهِ أَتْقَاكُمْ

“Sungguh, yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa.” (QS.Al-Hujurat:13)

 

13. Rasulullah saw bersada,

“Aku adalah yang pertama beriman kepada Tuhanku. Dan yang pertama kali menjawab-Nya ketika Dia mengambil sumpah dari para nabi. Dan aku pun menjadi saksi atas mereka. Ketika Allah bertanya, bukankah Aku adalah Tuhanmu? Akulah yang pertama kali menjawab, Benar.”

 

14. Rasulullah saw bersabda,

“Aku diberi 5 hal yang belum pernah diberikan kepada siapapun sebelumku,

1. Aku selalu ditolong dengan memberikan rasa takut kepada musuhku, bahkan sejak sebulan sebelumnya.

2. Dijadikan untuku seluruh muka bumi ini menjadi tempat sujud dan suci, maka siapapun dari umatku yang mendapati waktu solat, ia bisa solat dimanapun.

3. Dihalalkan bagiku harta rampasan perang, yang tidak dihalalkan untuk siapapun sebelumku.

4. Aku diberi wewenang untuk syafaat.

5. Para nabi diutus untuk umatnya sendiri, sementara aku diutus untuk seluruh umat manusia.

 

Inilah beberapa hadist yang dapat kita temukan untuk mengenal beliau melalui lisan sucinya sendiri. Tentu masih banyak hadist yang menjelaskan tentang kemuliaan beliau, yang insya Allah akan kami sampaikan dalam kajian-kajian selanjutnya.

Semoga dengan kita semakin berusaha mengenal Rasulullah dapat menambah kecintaan kita kepada beliau Sollallahu alaihi wa alihi wa sallam.

Komentar

LEAVE A REPLY