Nabi Zakaria as, Tidak Pernah Jenuh dalam Berdoa

khazanahalquran.com – Allah swt berfirman,

قَالَ رَبِّ إِنِّي وَهَنَ الْعَظْمُ مِنِّي وَاشْتَعَلَ الرَّأْسُ شَيْبًا وَلَمْ أَكُنْ بِدُعَائِكَ رَبِّ شَقِيًّا

Dia (Zakaria) berkata, “Ya Tuhanku, sungguh tulangku telah lemah dan kepalaku telah dipenuhi uban, dan aku belum pernah kecewa dalam berdoa kepada-Mu, ya Tuhanku. (QS.Maryam:4)

Siapa yang tak kenal Nabi Zakaria as? Seorang nabi yang telah mencapai umur yang tua, tulangnya telah melemah, rambutnya telah memutih dan istrinya mandul.

Namun yang luar biasa, bagaimana pun kondisi yang beliau rasakan, Nabi Zakaria as tidak pernah jenuh, lelah atau kecewa dengan doa-doa yang beliau panjatkan kepada Allah swt.

Dalam petikan akhir doa beliau menyebutkan ,

وَلَمْ أَكُنْ بِدُعَائِكَ رَبِّ شَقِيًّا

“Dan aku belum pernah kecewa dalam berdoa kepada-Mu, ya Tuhanku.”

Doa yang diabadikan didalam Al-Qur’an ini begitu dahsyat. Doa ini menggambarkan begitu besarnya prasangka baik Nabi Zakaria kepada Allah swt.

Pelajaran besar dari ayat ini adalah serumit apapun kondisi yang kita hadapi, sebesar apapu problem yang menimpa, jangan pernah jenuh dan putus asa untuk memohon kepada Allah swt. Karena tidak ada kata mustahil bagi-Nya. Semuanya akan menjadi mungkin dengan kehendak-Nya.

Tanda terbesar bila kita berprasangka baik kepada Allah adalah dengan terus berdoa walau belum juga terkabul.

Karena Allah akan memberi mereka yang tidak putus asa dalam meminta.

Semoga bermanfaat….

Komentar

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY