Khazanahalquran.com – Kata Rasulullah saw tidak akan pernah terpisahkan dengan Al-Qur’an. Membahas beliau berarti membahas Al-Qur’an karena beliau adalah Al-Qur’an yang hidup dan berbicara.

Tentu banyak kesaamaan antara Rasulullah saw dengan Al-Qur’an. Perlahan kita akan membahas satu demi satu persamaan beliau dengan Kitab suci umat islam ini.

Di permulaan Surat Al-Hijr, Allah berjanji akan menjaga Al-Qur’an dalam firman-Nya,

إِنَّا نَحْنُ نَزَّلْنَا الذِّكْرَ وَإِنَّا لَهُ لَحَافِظُونَ -٩-

“Sesungguhnya Kami-lah yang Menurunkan al-Quran, dan pasti Kami (pula) yang Memeliharanya.” (Al-Hijr 9)

 

Dan pada akhir-akhir Surat yang sama, Allah berjanji akan menjaga Nabi Muhammad saw dalam firman-Nya,

إِنَّا كَفَيْنَاكَ الْمُسْتَهْزِئِينَ -٩٥-

“Sesungguhnya Kami Memelihara engkau (Muhammad) dari (kejahatan) orang yang memperolok-olokkan (engkau)” (Al-Hijr 95)

Yang perlu dipahami adalah Allah Menjaga Al-Qur’an dan tidak akan pernah ada perubahan didalamnya. Siapapun yang mengatakan Al-Qur’an telah berubah, ada penambahan atau pengurangan maka ia telah bertentangan dengan ayat ini.

Kedua ayat diatas adalah simbol bahwa Al-Qur’an, Rasulullah saw dan syariatnya selalu dalam penjagaan Allah swt. Begitu pula dengan kaum mu’minin.

Komentar

LEAVE A REPLY