Setan Ingin Menakutimu, Namun Al-Qur’an Menangkalnya !

khazanahalquran.com – Selama nafas masih berhembus setan akan selalu menyertai dan menghalangi jalan manusia menuju Tuhannya. Salah satu strategi setan yang paling mujarab adalah dengan menakut-nakuti manusia agar hati mereka khawatir dan putus asa.

إِنَّمَا ذَٰلِكُمُ الشَّيْطَانُ يُخَوِّفُ أَوْلِيَاءَهُ فَلَا تَخَافُوهُمْ وَخَافُونِ إِنْ كُنْتُمْ مُؤْمِنِينَ

“Sesungguhnya mereka hanyalah setan yang menakut-nakuti (kamu) dengan teman-teman setianya, karena itu janganlah kamu takut kepada mereka, tetapi takutlah kepada-Ku, jika kamu orang-orang beriman.” (QS.Ali ‘Imran:175)

Namun dari ayat ini dapat kita petik pelajaran bahwa setan hanya mampu menakut-nakuti para pemuja dan pengikutnya. Setan juga terus berusaha menakut-nakuti orang-orang mukmin untum menggoyahkan hati mereka namun Allah telah memberi bekal kepada mereka untuk menangkal bisikan-bisika  tersebut.

Berikut ini adalah beberapa contoh jurus-jurus setan untuk menakuti manusia dan cara menangkalnya.

1. Jika setan menakut-nakuti kita dengan kemiskinan maka ingatlah firman Allah,

وَمَا مِنْ دَابَّةٍ فِي الْأَرْضِ إِلَّا عَلَى اللَّهِ رِزْقُهَا

“Dan tidak satupun makhluk bergerak (bernyawa) di bumi melainkan semuanya dijamin Allah rezekinya. (QS.Hud:6)

وَاللَّهُ خَيْرُ الرَّازِقِينَ

“Dan Allah pemberi rezeki yang terbaik. (QS.Al-Jumu’ah:11)

إِنَّ اللَّهَ هُوَ الرَّزَّاقُ ذُو الْقُوَّةِ الْمَتِينُ

“Sungguh Allah, Dialah Pemberi rezeki Yang Mempunyai Kekuatan lagi Sangat Kokoh.” (QS.Adz-Dzariyat:58)

2. Jika setan menakuti kita tentang nasib atau rezeki anak kita nanti, maka ingatlah janji-Nya.

وَلَا تَقْتُلُوا أَوْلَادَكُمْ خَشْيَةَ إِمْلَاقٍ ۖ نَحْنُ نَرْزُقُهُمْ وَإِيَّاكُمْ

“Dan janganlah kamu membunuh anak-anakmu karena takut miskin. Kamilah yang memberi rezeki kepada mereka dan kepadamu.” (QS.Al-Isra’:31)

3. Jika setan ingin membuat kita pesimis dengan ampunan Allah karena banyaknya dosa-dosa kita, maka ingatlah firman-Nya.

قُلْ يَا عِبَادِيَ الَّذِينَ أَسْرَفُوا عَلَىٰ أَنْفُسِهِمْ لَا تَقْنَطُوا مِنْ رَحْمَةِ اللَّهِ ۚ إِنَّ اللَّهَ يَغْفِرُ الذُّنُوبَ جَمِيعًا ۚ إِنَّهُ هُوَ الْغَفُورُ الرَّحِيمُ

Katakanlah, “Wahai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri! Janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sungguh, Dialah Yang Maha Pengampun, Maha Penyayang. (QS.Az-Zumar:53)

4. Jika setan menakutk hati kita dan ingin mengancam serta menampakkan kekuatannya, maka ingatlah firman Allah.

إِنَّ كَيْدَ الشَّيْطَانِ كَانَ ضَعِيفًا

“Sesungguhnya tipu daya setan itu lemah.” (QS.An-Nisa’:76)

5. Jika setan merayu untuk bermaksiat dan berjanji untuk memikul dan menanggung dosa kita, maka ingatlah firman Allah swt.

وَقَالَ الشَّيْطَانُ لَمَّا قُضِيَ الْأَمْرُ إِنَّ اللَّهَ وَعَدَكُمْ وَعْدَ الْحَقِّ وَوَعَدْتُكُمْ فَأَخْلَفْتُكُمْ ۖ وَمَا كَانَ لِيَ عَلَيْكُمْ مِنْ سُلْطَانٍ إِلَّا أَنْ دَعَوْتُكُمْ فَاسْتَجَبْتُمْ لِي ۖ فَلَا تَلُومُونِي وَلُومُوا أَنْفُسَكُمْ ۖ مَا أَنَا بِمُصْرِخِكُمْ وَمَا أَنْتُمْ بِمُصْرِخِيَّ ۖ إِنِّي كَفَرْتُ بِمَا أَشْرَكْتُمُونِ مِنْ قَبْلُ ۗ إِنَّ الظَّالِمِينَ لَهُمْ عَذَابٌ أَلِيمٌ

Dan setan berkata ketika perkara (hisab) telah diselesaikan, “Sesungguhnya Allah telah menjanjikan kepadamu janji yang benar, dan aku pun telah menjanjikan kepadamu tetapi aku menyalahinya. Tidak ada kekuasaan bagiku terhadapmu, melainkan (sekedar) aku menyeru kamu lalu kamu mematuhi seruanku, oleh sebab itu janganlah kamu mencerca aku, tetapi cercalah dirimu sendiri. Aku tidak dapat menolongmu, dan kamu pun tidak dapat menolongku. Sesungguhnya aku tidak membenarkan perbuatanmu mempersekutukan aku (dengan Allah) sejak dahulu.” Sungguh, orang yang zhalim akan mendapat siksaan yang pedih. (QS.Ibrahim:22)

Allah telah memberi bekal kepada orang-orang mukmin untuk melawan segala tipu daya dan strategi setan. Karena itu jangan pernah takut dan pesimis. Sungguh Allah tidak pernah meninggalkan hamba-hamba-Nya.

Komentar

LEAVE A REPLY