Khazanahalquran.com – Kali ini kita akan mendengar lanjutan wasiat-wasiat Rasulullah kepada sahabat yang bernama Ibnu Mas’ud.

Uniknya, wasiat-wasiat ini tak pernah lepas dari ayat-ayat suci Al-Qur’an. Setiap satu wasiat pasti disertai dengan ayat.

Hari ini kita akan sebutkan 5 wasiat selanjutnya :
6. Wahai Ibnu Mas’ud, janganlah menjadi orang yang keras ketika (menasehati) orang lain dan lemah terhadap dirinya sendiri. Karena Allah swt Berfirman,

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا لِمَ تَقُولُونَ مَا لَا تَفْعَلُونَ

“Wahai orang-orang yang beriman! Mengapa kamu mengatakan sesuatu yang tidak kamu kerjakan?” (QS.as-Shaff:2)

 

7. Wahai Ibnu Mas’ud, jujurlah dan jangan keluar satu kebohongan pun darimu.  Layani orang lain dan berbuat baiklah kepada mereka. Ajaklah orang kepada kebaikan. Sambunglah silaturahmi. Janganlah kau menipu manusia. Dan tepatilah janjimu kepada mereka. Karena Allah swt Berfirman,

إِنَّ اللّهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالإِحْسَانِ وَإِيتَاء ذِي الْقُرْبَى وَيَنْهَى عَنِ الْفَحْشَاء وَالْمُنكَرِ وَالْبَغْيِ يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُونَ

“Sesungguhnya Allah Menyuruh (kamu) berlaku adil dan berbuat kebajikan, memberi bantuan kepada kerabat, dan Dia Melarang (melakukan) perbuatan keji, kemungkaran dan permusuhan. Dia Memberi pengajaran kepadamu agar kamu dapat mengambil pelajaran.” (QS.an-Nahl:90)

 

8. Wahai Ibnu Mas’ud, janganlah kau tampakkan kekhusyu’an dan sifat tawadhu’ kepada sesama manusia, sementara diantara engkau dan Tuhanmu penuh dengan kemaksiatan dan dosa-dosa. Karena Allah swt Berfirman,

يَعْلَمُ خَائِنَةَ الْأَعْيُنِ وَمَا تُخْفِي الصُّدُورُ

“Dia Mengetahui (pandangan) mata yang khianat dan apa yang tersembunyi dalam dada.” (QS.al-Ghafir:19)

 

9. Wahai Ibnu Mas’ud, janganlah kamu berkhianat kepada siapapun yang menitipkan hartanya atau menitipkan amanatnya kepadamu. Karena Allah swt Berfirman,

إِنَّ اللّهَ يَأْمُرُكُمْ أَن تُؤدُّواْ الأَمَانَاتِ إِلَى أَهْلِهَا

“Sungguh, Allah Menyuruhmu menyampaikan amanat kepada yang berhak menerimanya.” (QS.an-Nisa’:58)

 

10. Wahai Ibnu Mas’ud, janganlah engkau memilih sesuatu yang lain jika dibandingkan dengan dzikir kepada Allah swt. Karena Dia Berfirman,

وَلَذِكْرُ اللَّهِ أَكْبَرُ

“Dan (ketahuilah) mengingat Allah itu lebih besar (keutamaannya dari ibadah yang lain).” (QS.Al-Ankabut:45)

 

Semoga Bermanfaat !

Komentar

LEAVE A REPLY