Khazanahalquran.com –  Hari ini kita masih mengambil manfaat dari wasiat Rasulullah saw kepada Ibnu Mas’ud. Wasiat yang sangat penting dalam kehidupan kita, karena disetiap pesan yang selalu disertai dengan ayat-ayat Al-Qur’an.

Rasulullah saw bersabda,

11. Wahai Ibnu Mas’ud, duduklah bersama orang-orang yang baik dan jadikanlah saudaramu adalah orang-orang yang bertakwa dan zuhud. Karena Allah swt Berfirman,

الْأَخِلَّاء يَوْمَئِذٍ بَعْضُهُمْ لِبَعْضٍ عَدُوٌّ إِلَّا الْمُتَّقِينَ

“Teman-teman karib pada hari itu saling bermusuhan satu sama lain, kecuali mereka yang bertakwa.” (QS.az-Zukhruf:67)

 

12. Wahai Ibnu Mas’ud, takutlah kepada Allah dan laksanakan kewajibanmu. Karena Allah swt Berfirman,

هُوَ أَهْلُ التَّقْوَى وَأَهْلُ الْمَغْفِرَةِ

“Dia-lah Tuhan yang patut (kita) bertakwa kepada-Nya dan yang berhak memberi ampun.” (al-Muddatsir:56)

 

13. Wahai Ibnu Mas’ud, tinggalkan sesuatu yang tidak penting bagimu dan segera lakukan hal yang penting bagimu. Karena Allah swt Berfirman,

لِكُلِّ امْرِئٍ مِّنْهُمْ يَوْمَئِذٍ شَأْنٌ يُغْنِيهِ

“Setiap orang dari mereka pada hari itu mempunyai urusan yang menyibukkannya.” (QS.Abasa:37)

 

14. Wahai Ibnu Mas’ud, jika kamu melakukan amal, lakukanlah dengan ikhlas hanya karena Allah swt. Karena Allah tidak akan menerima amal dari hamba-hamba-Nya kecuali dari mereka yang ikhlas. Sungguh Allah Berfirman,

وَمَا لِأَحَدٍ عِندَهُ مِن نِّعْمَةٍ تُجْزَى – إِلَّا ابْتِغَاء وَجْهِ رَبِّهِ الْأَعْلَى – وَلَسَوْفَ يَرْضَى

“Dan tidak ada seorang pun memberikan suatu nikmat padanya yang harus dibalasnya,

tetapi (dia memberikan itu semata-mata) karena mencari keridaan Tuhan-nya Yang Maha Tinggi. Dan niscaya kelak dia akan mendapat kesenangan (yang sempurna).” (QS.al-Lail:19-20)

 

15. Wahai Ibnu Mas’ud, janganlah engkau mengatakan sesuatu kecuali yang telah kau dengar dan kau juga telah melihatnya. Karena Allah swt Berfirman,

وَلاَ تَقْفُ مَا لَيْسَ لَكَ بِهِ عِلْمٌ إِنَّ السَّمْعَ وَالْبَصَرَ وَالْفُؤَادَ كُلُّ أُولـئِكَ كَانَ عَنْهُ مَسْؤُولاً

“Dan janganlah kamu mengikuti sesuatu yang tidak kamu ketahui. Karena pendengaran, penglihatan dan hati nurani, semua itu akan diminta pertanggungjawabannya.” (QS.al-Isra’:36)

سَتُكْتَبُ شَهَادَتُهُمْ وَيُسْأَلُونَ

“Kelak akan dituliskan kesaksian mereka dan akan dimintakan pertanggungjawaban.” (QS.az-Zukhruf:19)

*Jangan mudah menyebarkan informasi kecuali kita telah mengetahui pasti tentang kejadiannya. Mendengar dari orang tidaklah cukup, jangan ikut bicara selama kita masih ragu dan belum melihat apa yang terjadi dengan mata kita sendiri.

Semoga Bermanfaat !

Komentar

LEAVE A REPLY