5 Keunggulan Dakwah Para Nabi

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on google
Share on telegram

5 Keunggulan Dakwah Para Nabi

khazanahalquran.com – Para Nabi diutus untuk membimbing umat manusia menuju jalan keselamatan. Namun disana ada kelebihan dan keunggulan yang tersimpan dibalik dakwah para Nabi. Apa saja keunggulan itu?

1. Dakwah Robbaniyah.

Artinya dakwah para Nabi murni dari Allah swt.

Allah swt berfirman,

وَمَا يَنطِقُ عَنِ ٱلۡهَوَىٰٓ – إِنۡ هُوَ إِلَّا وَحۡيٞ يُوحَىٰ

“Dan tidaklah yang diucapkannya itu (Al-Qur’an) menurut keinginannya. Tidak lain (Al-Qur’an itu) adalah wahyu yang diwahyukan (kepadanya).” (QS.An-Najm:3)

Semua yang disampaikan hanyalah wahyu dari Allah. Tugas para Nabi hanyalah menyampaikan apa yang datang dari Allah, mereka tidak akan merubah atau menuruti permintaan manusia. Karenanya tidak ada celah sedikit pun untuk salah dalam menyampaikan dakwahnya, karena itu semua dari Allah swt.

Allah swt berfirman,

قُلۡ مَا يَكُونُ لِيٓ أَنۡ أُبَدِّلَهُۥ مِن تِلۡقَآيِٕ نَفۡسِيٓۖ إِنۡ أَتَّبِعُ إِلَّا مَا يُوحَىٰٓ إِلَيَّۖ إِنِّيٓ أَخَافُ إِنۡ عَصَيۡتُ رَبِّي عَذَابَ يَوۡمٍ عَظِيمٖ

Katakanlah (Muhammad), “Tidaklah pantas bagiku menggantinya atas kemauanku sendiri. Aku hanya mengikuti apa yang diwahyukan kepadaku. Aku benar-benar takut akan azab hari yang besar (Kiamat) jika mendurhakai Tuhanku.” (QS.Yunus:15)

2. Para Nabi tidak pernah meminta upah.

Para Nabi tidak pernah meminta upah dari umatnya. Semua yang mereka lakukan hanya untuk Allah semata.

Bukankah dalam Surat Yasin dikisahkan :

وَجَآءَ مِنۡ أَقۡصَا ٱلۡمَدِينَةِ رَجُلٞ يَسۡعَىٰ قَالَ يَٰقَوۡمِ ٱتَّبِعُواْ ٱلۡمُرۡسَلِينَ – ٱتَّبِعُواْ مَن لَّا يَسۡـَٔلُكُمۡ أَجۡرٗا وَهُم مُّهۡتَدُونَ

Dan datanglah dari ujung kota, seorang laki-laki dengan bergegas dia berkata, “Wahai kaumku! Ikutilah utusan-utusan itu. Ikutilah orang yang tidak meminta imbalan kepadamu; dan mereka adalah orang-orang yang mendapat petunjuk. (QS.Ya-Sin:20-21)

Karena itu dalam Al-Qur’an setiap Nabi selalu mengatakan :

قُل لَّآ أَسۡـَٔلُكُمۡ عَلَيۡهِ أَجۡرًاۖ إِنۡ هُوَ إِلَّا ذِكۡرَىٰ لِلۡعَٰلَمِينَ

Katakanlah (Muhammad), “Aku tidak meminta imbalan kepadamu dalam menyampaikan (Al-Qur’an).” Al-Qur’an itu tidak lain hanyalah peringatan untuk (segala umat) seluruh alam.” (QS.Al-An’am:90)

Dalam ayat lain mengutip perkataan para utusan Allah swt :

يَٰقَوۡمِ لَآ أَسۡـَٔلُكُمۡ عَلَيۡهِ أَجۡرًاۖ إِنۡ أَجۡرِيَ إِلَّا عَلَى ٱلَّذِي فَطَرَنِيٓۚ أَفَلَا تَعۡقِلُونَ

“Wahai kaumku! Aku tidak meminta imbalan kepadamu atas (seruanku) ini. Imbalanku hanyalah dari Allah yang telah menciptakanku. Tidakkah kamu mengerti?” (QS.Hud:51)

3. Ikhlas hanya karena Allah.

Artinya tujuan dakwah para Nabi murni hanya untuk mengajak manusia menuju Allah swt. Dakwah mereka murni untuk menyelamatkan manusia dengan hanya menyembah Allah Yang Maha Esa.

Tiada tujuan lain kecuali mengenalkan Tuhan dan mengajak manusia untuk selalu berjalan di jalan cahaya menuju Allah swt.

وَمَآ أُمِرُوٓاْ إِلَّا لِيَعۡبُدُواْ ٱللَّهَ مُخۡلِصِينَ لَهُ ٱلدِّينَ حُنَفَآءَ وَيُقِيمُواْ ٱلصَّلَوٰةَ وَيُؤۡتُواْ ٱلزَّكَوٰةَۚ وَذَٰلِكَ دِينُ ٱلۡقَيِّمَةِ

“Padahal mereka hanya diperintah menyembah Allah dengan ikhlas menaati-Nya semata-mata karena (menjalankan) agama, dan juga agar melaksanakan shalat dan menunaikan zakat; dan yang demikian itulah agama yang lurus (benar).” (QS.Al-Bayyinah:5)

4. Sederhana dalam dakwah.

Salah satu keunggulan dakwah para Nabi adalah kesederhanaan mereka dalam berdakwah. Sederhana dalam semua hal !

Sedernaha dalam penyampaian, dalam pemilihan kata bahkan dalam pola hidup untuk memberi contoh kepada manusia, semuanya dilakukan dengan sangat sederhana.

Tanpa ada paksaan, tidak pernah menggunakan bahasa yang sulit dimengerti, tapi selalu dengan sederhana.

وَمَآ أَنَا۠ مِنَ ٱلۡمُتَكَلِّفِينَ

“Dan aku bukanlah termasuk orang yang mengada-ada.” (QS.Shad:86)

Rasulullah saw bersabda,

نَحنُ مَعَاشِرَ الأَنبِيَاء أُمِرنَا أَن نُخَاطِبَ النَّاس عَلَى قَدرِ عُقُولِهِم

“Kami Para Nabi diperintahkan untuk berbicara kepada manusia sesuai dengan kadar akal mereka.”

Maka keunggulan yang juga menentukan keberhasilan dakwah para Nabi adalah sederhananya materi yang disampaikan dan mudah dipahami oleh umat.

ٱدۡعُ إِلَىٰ سَبِيلِ رَبِّكَ بِٱلۡحِكۡمَةِ وَٱلۡمَوۡعِظَةِ ٱلۡحَسَنَةِۖ وَجَٰدِلۡهُم بِٱلَّتِي هِيَ أَحۡسَنُۚ

“Serulah (manusia) kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pengajaran yang baik, dan berdebatlah dengan mereka dengan cara yang baik.” (QS.An-Nahl:125)

5. Dakwah Nabi selalu mengarah kepada satu tujuan.

Bila diurutkan, semua dakwah Para Nabi selalu mengarah pada satu tujuan. Tujuan yang jelas, gamblang dan nyata. Tidak berbelit-belit dan penuh basa-basi belaka.

Semua utusan ini memiliki tujuan utama yaitu menyelamatkan manusia. Tidak mengabdi kecuali pada Sang Pencipta. Karena itu kehidupan mereka dihabiskan untuk menuntun umat untuk menemukan jalan yang terbaik untuk menemukan kebahagiaan dunia dan akhirat.

Itulah beberapa keunggulan dari dakwah Para Nabi dalam Al-Qur’an. Dan tentu masih banyak lagi poin-poin lain yang belum kami cantumkan dalam artikel ini.

Semoga bermanfaat..

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on google
Share on telegram

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berlangganan ke Website via Email

Masukkan alamat email Anda untuk berlangganan artikel di website ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui surel.

Bergabung dengan 210 pelanggan lain