Adakah Alasan Untuk Tidak Memaafkan?

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on google
Share on telegram

Adakah Alasan Untuk Tidak Memaafkan?

khazanahalquran.com – Islam selalu mengajak kita untuk membuka hati dan memberi maaf. Apalagi kepada seorang yang datang, mengakui kesalahannya dan memohon pemberian maaf dari kita.

Kita harus sadar bahwa diri kita juga tak lepas dari kesalahan. Sebagaimana kita berharap orang lain mau memaafkan kesalahan yang kita perbuat, tidakkah kita berbesar hati untuk memberi maaf kepada kesalahan orang lain?

Jauh lebih dari itu, bukankah kita mengharapkan ampunan Allah swt?

Setiap saat kita melanggar ketentuan Allah dan setiap saat pula kita mengetuk pintu-Nya untuk memohon maaf dan ampunan-Nya.

Bila pikiran kita selalu ingat bahwa :

“Aku selalu berharap ampunan dari Allah atas dosa-dosaku.”

“Aku selalu berharap manusia memaafkan kesalahan-kesalahanku.

Maka kesadaran ini akan mendorong kita untuk menjadi pemaaf. Bukankah Allah swt berfirman,

وَلۡيَعۡفُواْ وَلۡيَصۡفَحُوٓاْۗ أَلَا تُحِبُّونَ أَن يَغۡفِرَ ٱللَّهُ لَكُمۡۚ وَٱللَّهُ غَفُورٞ رَّحِيمٌ

“Dan hendaklah mereka memaafkan dan berlapang dada. Apakah kamu tidak suka bahwa Allah mengampunimu? Dan Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang.” (QS.An-Nur:22)

Bukankah engkau ingin diberi ampunan oleh Allah?

Bukankah engkau ingin kesalahanmu dimaafkan?

Bukankah engkau ingin dosa-dosamu dihapuskan?

Sebagaimana engkau ingin dimaafkan oleh Allah, maka maafkanlah kesalahan hamba-hamba-Nya.

Orang yang sering memberi maaf adalah orang yang paling bahagia. Karena ia tidak memberi ruang pada “dendam” untuk menempati hatinya.

Kehidupan mereka lebih ceria, karena tidak ada celah bagi kotoran dan penyakit hati serta amarah yang ingin menguasai hatinya.

Memang memberi maaf bukan hal mudah. Kadang kesalahan orang itu begitu besar sehingga membekas dalam hati kita.

Tapi ingatlah, dibalik pemberian maafmu ada pahala yang begitu besar sedang menantimu. Maka sesulit apapun akan menjadi ringan apabila dibanding dengan besarnya ganjaran yang Allah berikan kepada orang-orang yang pemaaf.

Bahkan dalam ayat Al-Qur’an, Allah swt merahasiakan pahala orang yang pemaaf karena dahsyatnya ganjaran yang akan mereka dapatkan dari kebiaasaan mereka memberi maaf.

فَمَنۡ عَفَا وَأَصۡلَحَ فَأَجۡرُهُۥ عَلَى ٱللَّهِۚ إِنَّهُۥ لَا يُحِبُّ ٱلظَّٰلِمِينَ

“Barangsiapa memaafkan dan berbuat baik (kepada orang yang berbuat jahat) maka pahalanya dari Allah. Sungguh, Dia tidak menyukai orang-orang zhalim.” (QS.Asy-Syura:40)

Semua pahala memang berada disisi Allah. Namun sering Allah menyebutkan besarnya pahala tersebut. Dan khusus berkaitan dengan pahala memaafkan, Allah rahasiakan besarnya pahala mereka karena apa yang disisi Allah pasti jauh lebih besar dan tak mampu dibayangkan. Sebagaimana pahala sabar yang juga Allah rahasiakan dalam firman-Nya,

إِنَّمَا يُوَفَّى ٱلصَّٰبِرُونَ أَجۡرَهُم بِغَيۡرِ حِسَابٖ

“Hanya orang-orang yang bersabarlah yang disempurnakan pahalanya tanpa batas.” (QS.Az-Zumar:10)

Mari kita melatih diri agar mampu menjadi pribadi yang pemaaf. Agar kelak kita akan meraih pahala yang tak mampu kita hitung lagi.

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on google
Share on telegram

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berlangganan ke Website via Email

Masukkan alamat email Anda untuk berlangganan artikel di website ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui surel.

Bergabung dengan 209 pelanggan lain