Alat Pendeteksi Kebenaran Yang Paling Canggih !

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on google
Share on telegram

Alat Pendeteksi Kebenaran Yang Paling Canggih !

khazanahalquran.com – semua hal bisa di nilai dengan mata. Tidak segala sesuatu bisa terdeteksi oleh telinga. Bahkan akal manusia pun karena keterbatasannya seringkali tertipu oleh tipuan-tipuan fatamorgana.

Lalu bagaimana cara kita mencari kebenaran yang sejati? Bila menilainya saja sulit sekali?

Dalam sebuah ayat Allah Swt berfirman :

أَفَلَمۡ يَسِيرُواْ فِي ٱلۡأَرۡضِ فَتَكُونَ لَهُمۡ قُلُوبٌ يَعۡقِلُونَ بِهَآ أَوۡ ءَاذَانٌ يَسۡمَعُونَ بِهَاۖ فَإِنَّهَا لَا تَعۡمَى ٱلۡأَبۡصَٰرُ وَلَٰكِن تَعۡمَى ٱلۡقُلُوبُ ٱلَّتِي فِي ٱلصُّدُورِ

“Maka tidak pernahkah mereka berjalan di bumi, sehingga hati (akal) mereka dapat memahami, telinga mereka dapat mendengar? Sebenarnya bukan mata itu yang buta, tetapi yang buta ialah hati yang di dalam dada.” (QS.Al-Hajj:46)

Ayat ini sungguh memberikan jawaban yang sangat indah. Seakan semua indera yang ada dalam tubuh kita sangat bergantung dengan kondisi hati.

Bila hati itu kotor, maka mata juga akan menjadi buta dan sulit melihat kebenaran.

Bila hati itu kotor, maka telinga juga akan tuli dalam mendengarkan seruan kebenaran.

Bila hati itu kotor, maka akal pun akan tumpul dalam menilai kebenaran.

Karena hati itu bagaikan cermin, bila cermin itu penuh noda maka ia tidak akan bisa memantulkan benda yang begitu jelas dihadapannya. Begitupula hati, bila hati itu kotor ia tidak akan bisa menyerap kebenaran walau sangat nyata dihadapannya.

Bila engkau ingin mencari kebenaran, maka langkah pertama adalah bersihkan hatimu ! Karena hati adalah wadah utama yang akan menampung kebenaran tersebut. Karenanya, ketika Allah memerintahkan Nabi Musa as untuk mendatangi Fir’aun, pertama yang disampaikan oleh Nabi Musa as adalah :

فَقُلۡ هَل لَّكَ إِلَىٰٓ أَن تَزَكَّىٰ

Maka katakanlah (kepada Fir‘aun), “Adakah keinginanmu untuk membersihkan diri?” (QS.An-Nazi’at:18)

Bersihkan hati dari kesombongan, iri, dengki, merasa lebih baik dari orang lain dan noda-noda lainnya hingga matamu, telingamu dan akalmu mampu bekerja dengan baik untuk mendeteksi kebenaran.

Semoga bermanfaat….

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on google
Share on telegram

Comments 1

  1. Anonim says:

    Masyaalloh allohumma sholli ala Muhammad wa aali Muhammad

Tinggalkan Balasan ke Anonim Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berlangganan ke Website via Email

Masukkan alamat email Anda untuk berlangganan artikel di website ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui surel.

Bergabung dengan 209 pelanggan lain