Antara Kehidupan Dunia dan Akhirat

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on google
Share on telegram

Antara Kehidupan Dunia dan Akhirat

khazanahalquran.com – Seringkali Al-Qur’an menyinggung tentang dua kehidupan yang jauh berbeda. Antara kehidupan di dunia dan kehidupan di akhirat.

Kehidupan dunia digambarkan sebagai kehidupan yang singkat, sementara dan segera berakhir. Kehidupan ini juga di analogikan sebagai panggung gurauan dan sandiwara.

Sementara kehidupan yang sebenarnya, kekal, abadi dan riil hanyalah kehidupan di akhirat.

وَإِنَّ الدَّارَ الْآخِرَةَ لَهِيَ الْحَيَوَانُ ۚ لَوْ كَانُوا يَعْلَمُونَ

“Dan sesungguhnya negeri akhirat itulah kehidupan yang sebenarnya, sekiranya mereka mengetahui.” (QS.Al-Ankabut:64)

Ayat ini disajikan dengan segala bentuk ta’kid (penekanan) bahwa kehidupan yang sebenarnya hanyalah di akhirat.

Dalam ayat lain diceritakan bahwa ketika manusia telah sampai ke alam akhirat, lalu mereka melihat kenyataan yang terjadi disana, mereka hanya bisa menjerit penuh penyesalan,

يَقُولُ يَا لَيْتَنِي قَدَّمْتُ لِحَيَاتِي

Dia berkata, “Alangkah baiknya sekiranya dahulu aku mengerjakan (kebajikan) untuk hidupku ini.” (QS.Al-Fajr:24)

Seakan-akan kemarin (di dunia) ia belum hidup dan sekarang lah kehidupan yang sebenarnya baru dimulai.

Untuk lebih mudah memahami perbedaan antara dua kehidupan ini, coba anda berdiri didepan cermin. Lalu tanyakan pada diri anda,

“Apa perbedaan antara diriku dengan pantulan yang ada di cermin?”

Tentu hati anda akan menjawab, diriku berada di kehidupan nyata sementara di cermin itu hanya pantulan diriku semata.

Seperti itulah kiranya kehidupan dunia dan akhirat. Dunia hanyalah pantulan yang ada di dalam cermin sementara kehidupan akhirat adalah kehidupan yang sebenarnya.

Karena itu jangan pernah kita menjual akhirat yang abadi dengan kenikmatan dunia yang sesaat ini.

Seorang bijak berkata, “Apabila akhirat itu adalah batu yang kekal dan dunia ini adalah emas yang akan segera sirna, sungguh aku akan memilih batu yang kekal.”

Apalagi jika akhirat itu lebih baik, lebih kekal dan senantiasa abadi. Apakah kita rela menjualnya dengan kelezatan duniawi yang sesaat ini?

وَالْآخِرَةُ خَيْرٌ وَأَبْقَىٰ

“Padahal kehidupan akhirat itu lebih baik dan lebih kekal.” (QS.Al-A’la:17)

Jangan sia-siakan waktu kita dunia. Persiapkan segalanya untuk menyambut kehidupan yang abadi.

Gunakan fasilitas dunia yang telah Allah sediakan untuk kita. Nikmati kenikmatan yang telah Allah berikan. Namun jadikan semua anugerah itu untuk mengantarkan kita menuju rumah abadi di akhirat.

وَلَا تَنْسَ نَصِيبَكَ مِنَ الدُّنْيَا

“Janganlah kamu lupakan bagianmu di dunia.” (QS.Al-Qashash:77)

Semoga bermanfaat…

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on google
Share on telegram

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berlangganan ke Website via Email

Masukkan alamat email Anda untuk berlangganan artikel di website ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui surel.

Bergabung dengan 208 pelanggan lain