Apa Arti dari “Pertemuan dengan Allah”?

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on google
Share on telegram

Apa Arti dari “Pertemuan dengan Allah”?

khazanahalquran.com – Allah swt berfirman,

فَمَنْ كَانَ يَرْجُو لِقَاءَ رَبِّهِ فَلْيَعْمَلْ عَمَلًا صَالِحًا وَلَا يُشْرِكْ بِعِبَادَةِ رَبِّهِ أَحَدًا

“Maka barangsiapa mengharap pertemuan dengan Tuhannya maka hendaklah dia mengerjakan kebajikan dan janganlah dia mempersekutukan dengan sesuatu pun dalam beribadah kepada Tuhannya.” (QS.Al-Kahfi:110)

مَنْ كَانَ يَرْجُو لِقَاءَ اللَّهِ فَإِنَّ أَجَلَ اللَّهِ لَآتٍ ۚ وَهُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ

Barangsiapa mengharap pertemuan dengan Allah, maka sesungguhnya waktu (yang dijanjikan) Allah pasti datang. Dan Dia Yang Maha Mendengar, Maha Mengetahui. (QS.Al-Ankabut:5)

Istilah “Pertemuan dengan Allah” disebutkan berkali-kali didalam Al-Qur’an. Secara umum istilah ini diartikan dengan hadirnya seseorang di hari kiamat.

Tentu yang dimaksud bertemu dengan Allah bukanlah pertemuan fisik seperti manusia bertemu manusia yang lain. Karena Allah tidaklah berbentuk, tidak bertempat dan tidak dapat dilihat oleh mata. Namun yang dimaksud “pertemuan” disini adalah ketika seseorang melihat kekuasaan Allah hari akhir nanti. Kemudian melihat pahala, siksa, nikmat dan adzabnya di hari kiamat. Seperti pendapat yang disampaikan oleh beberapa ahli tafsir.

Bisa juga makna yang dimaksud adalah pertemuan batin. Yaitu ketika manusia mencapai suatu derajat yang seakan ia melihat Allah dihadapannya, tentunya dengan mata hati, bukan dengan mata kepala. Hingga tidak ada keraguan sedikit pun tentang Allah swt.

Suatu hari Dzi’lib Al-Yamani datang kepada Imam Ali bin Abi tholib seraya bertanya, “Apakah engkau melihat Tuhanmu?”

Imam Ali menjawab, “Bagaimana aku akan menyembah sesuatu yang tidak kulihat?”

Dan ketika Dzi’lib meminta  penjelasan dari perkataan itu, Imam menjawab,

“Mata tidak dapat menjangkau (Allah) dengan penglihatan, namun hati dapat menjangkaunya dengan keimanan.”

Penglihatan batin seperti ini akan dirasakan oleh setiap manusia di hari kiamat tanpa terkecuali. Semuanya akan percaya dan yakin karena begitu jelasnya keagungan dan kekuasaan Allah di hari itu.

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on google
Share on telegram

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berlangganan ke Website via Email

Masukkan alamat email Anda untuk berlangganan artikel di website ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui surel.

Bergabung dengan 212 pelanggan lain