Hari Yang Sangat Berat

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on google
Share on telegram

Hari Yang Sangat Berat

khazanahalquran.com – Hari Kiamat memiliki beragam nama dan sifat dalam Al-Qur’an. Kita dapat menemukannya dalam berbagai ayat suci di dalamnya. Begitupula dalam Al-Qur’an juga banyak Surat yang menggunakan nama Hari Kiamat seperti : Surat Al-Qiyamah, Al-Hasyr, An-Naba’, Al-Ghosyiah, Al-Waqi’ah dan At-Thaghabun.

Setiap nama atau sifat yang disematkan pada Hari Kiamat mengandung makna tertentu untuk mengabarkan kepada manusia gambaran tentang dahsyatnya Hari Kiamat.

Salah satu sifat Hari Kiamat yang akan kita kutip hari ini adalah :

إِنَّ هَٰٓؤُلَآءِ يُحِبُّونَ ٱلۡعَاجِلَةَ وَيَذَرُونَ وَرَآءَهُمۡ يَوۡمٗا ثَقِيلٗا

“Sesungguhnya mereka (orang kafir) itu mencintai kehidupan (dunia) dan meninggalkan hari yang berat (hari akhirat) di belakangnya.” (QS.Al-Insan:27)

Yang dimaksud “Hari yang berat” dalam ayat ini adalah Hari Kiamat.

Kalimat “Hari yang berat” memiliki makna yang luas dan dalam.

Hari itu sangat berat karena menjadi hari perhitungan…

Hari itu sangat berat karena menjadi hari pembalasan…

Hari itu sangat berat karena tersingkapnya semua rahasia yang selama ini disimpan…

يَوۡمَ تُبۡلَى ٱلسَّرَآئِرُ

“Pada hari ditampakkan segala rahasia.” (QS.Ath-Thariq:9)

Hari itu sangat berat karena setiap langkah akan dipertanggung jawabkan…

Hari itu sangat berat karena dosa-dosa yang membebani para pendosa akan ditampakkan…

Kemudian bagian akhir dari ayat ini juga menarik untuk kita bahas. Yaitu Firman Allah Swt :

وَيَذَرُونَ وَرَآءَهُمۡ يَوۡمٗا ثَقِيلٗا

“Dan mereka meninggalkan hari yang berat (hari akhirat) di belakangnya.”

Mengapa dalam ayat ini disebutkan meninggalkan hari yang berat dibelakangnya? Padahal hari kiamat tentunya ada di depan mereka bukan dibelakang.

Ayat ini ingin memberi pelajaran bahwa orang-orang jahat selalu melupakan hari kiamat seakan-akan mereka meninggalkan hari itu dibelakang mereka. Padahal hari yang berat itu sedang menanti dihadapan mereka.

Kata ثَقِيل (berat) hanya disebutkan dua kali dalam Al-Qur’an, yaitu dalam ayat :

إِنَّ هَٰٓؤُلَآءِ يُحِبُّونَ ٱلۡعَاجِلَةَ وَيَذَرُونَ وَرَآءَهُمۡ يَوۡمٗا ثَقِيلٗا

“Sesungguhnya mereka (orang kafir) itu mencintai kehidupan (dunia) dan meninggalkan hari yang berat (hari akhirat) di belakangnya.” (QS.Al-Insan:27)

Dan ayat lainnya adalah :

إِنَّا سَنُلۡقِي عَلَيۡكَ قَوۡلٗا ثَقِيلًا

“Sesungguhnya Kami akan menurunkan perkataan yang berat kepadamu.” (QS.Al-Muzzammil:5)

Yang dimaksud perkataan yang berat dalam ayat ini adalah Al-Qur’an.

Dua ayat ini seakan menjadi isyarat bahwa siapa yang ingin selamat di “Hari Yang Berat” maka berpeganglah dengan “Perkataan Yang Berat”, yaitu Al-Qur’an.

Semoga Bermanfaat…

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on google
Share on telegram

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berlangganan ke Website via Email

Masukkan alamat email Anda untuk berlangganan artikel di website ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui surel.

Bergabung dengan 207 pelanggan lain