Hati-Hati dengan Derasnya Kenikmatan yang Kau Dapatkan !

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on google
Share on telegram

Hati-Hati dengan Derasnya Kenikmatan yang Kau Dapatkan !

khazanahalquran.com – Allah swt berfirman,

وَالَّذِينَ كَذَّبُوا بِآيَاتِنَا سَنَسْتَدْرِجُهُمْ مِنْ حَيْثُ لَا يَعْلَمُونَ – وَأُمْلِي لَهُمْ ۚ إِنَّ كَيْدِي مَتِينٌ

“Dan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami, akan Kami biarkan mereka berangsur-angsur (ke arah kebinasaan), dengan cara yang tidak mereka ketahui. Dan Aku akan memberikan tenggang waktu kepada mereka. Sungguh, rencana-Ku sangat teguh.” (QS.Al-A’raf:182-183)

Terkadang manusia merasa senang dan bangga karena keingannya dikabulkan oleh Allah swt. Padahal ia terus bergelimang dosa dan kemaksiatan.

Sebenarnya yang harus kita khawatirkan bukanlah ketika Allah belum mengabulkan keinginan kita disaat kita selalu taat kepada-Nya.

Namun yang harus kita takutkan adalah ketika Allah memberi semua yang kita minta sementara kita masih terus bermaksiat. Karena derasnya kenikmatan dari Allah yang diiringi dengan banyaknya kemaksiatan dari manusia artinya Allah sedang mengulur waktu dan pada satu saat Allah akan mencabut semua kenikmatan itu dan segera digantikan dengan siksaan.

Rasulullah saw bersabda,

“Bila engkau melihat Allah memberikan dunia ini kepada seorang hamba yang hidup dalam kemaksiatan maka itu adalah Istidraj.”

Kemudian beliau membaca firman Allah,

فَلَمَّا نَسُوا مَا ذُكِّرُوا بِهِ فَتَحْنَا عَلَيْهِمْ أَبْوَابَ كُلِّ شَيْءٍ حَتَّىٰ إِذَا فَرِحُوا بِمَا أُوتُوا أَخَذْنَاهُمْ بَغْتَةً فَإِذَا هُمْ مُبْلِسُونَ

“Maka ketika mereka melupakan peringatan yang telah diberikan kepada mereka, Kami pun membukakan semua pintu (kesenangan) untuk mereka. Sehingga ketika mereka bergembira dengan apa yang telah diberikan kepada mereka, Kami siksa mereka secara tiba-tiba, maka ketika itu mereka terdiam putus asa.” (QS.Al-An’am:44)

Karena itu mari kita koreksi diri kita masing-masing. Apakah kenikmatan yang Allah berikan selama ini kita sambut dengan ketaatan? Atau kenikmatan itu terus datang sementara kita menjawabnya dengan kemaksiatan?

Berhati-hatilah dengan Istidraj.. Ketika Allah mengulur kenikmatan kepadamu hingga kau terlena sementara siksaan sedang menanti didepan mata.

Semoga bermanfaat

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on google
Share on telegram

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berlangganan ke Website via Email

Masukkan alamat email Anda untuk berlangganan artikel di website ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui surel.

Bergabung dengan 212 pelanggan lain