Hati-Hati dengan Hukum Allah !

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on google
Share on telegram

Hati-Hati dengan Hukum Allah !

khazanahalquran.com – Allah berfirman,

وَالْحَافِظُونَ لِحُدُودِ اللَّهِ

“Dan yang memelihara hukum-hukum Allah.” (QS.At-Taubah:112)

Penggalan ayat ini adalah penutup dari sifat orang-orang yang mempersembahkan dirinya di jalan Allah. Jiwa, harta dan semua yang ia miliki terasa murah untuk dipersembahkan di jalan perjuangan.

Sifat-sifat sebelumnya menunjukkan bahwa mereka adalah orang-orang yang bertaubat, rajin beribadah, berdzikir, melakukan amar ma’ruf dan nahi munkar lalu kemudian Allah tutup sifat-sifat mulia ini dengan satu sifat yaitu :

“Dan yang memelihara hukum-hukum Allah.” (QS.At-Taubah:112)

Ayat ini menarik untuk kita renungkan sejenak. Seringkali orang rajin dalam ibadah dan rajin berbuat kebaikan namun di waktu yang sama ia sering pula melanggar hukum-hukun Allah.

Banyak orang yang rutin solat malam, namun maksiat tetap jalan.

Banyak orang yang rajin umrah, namun diwaktu yang sama ia melupakan batas-batas ketentuan Allah.

Banyak orang yang menjalankan ketaatan namun diwaktu yang sama mengesampingkan hukum Allah.

Sementara Allah dalam beberapa ayat menyebutkan dengan tegas,

تِلْكَ حُدُودُ اللَّهِ فَلَا تَقْرَبُوهَا

“Itulah ketentuan Allah, maka janganlah kamu mendekatinya.” (QS.Al-Baqarah:187)

تِلْكَ حُدُودُ اللَّهِ فَلَا تَعْتَدُوهَا ۚ وَمَنْ يَتَعَدَّ حُدُودَ اللَّهِ فَأُولَٰئِكَ هُمُ الظَّالِمُونَ

“Itulah hukum-hukum Allah, maka janganlah kamu melanggarnya. Barangsiapa melanggar hukum-hukum Allah, mereka itulah orang-orang zhalim.” (QS.Al-Baqarah:229)

Intinya, kita wajib menjalankan ketaatan dan diwaktu yang sama kita juga harus menjaga hukum-hukum Allah.

Sayyidina Ali bin Abi tholib pernah ditanya,

“Apa yang wajib dan apa yang lebih wajib?”

Beliau menjawab,

“Yang wajib adalah taat kepada Allah dan yang lebih wajib adalah meninggalkan dosa.”

Jangan sampai kita terlena dengan ibadah hingga menganggap enteng maksiat. Sering mengkhatamkan Al-Qur’an, rutin solat tahajjud, sering umrah dan ziarah ke tempat-tempat suci tidak lantas memberi jalan kepada kita untuk meremehkan hukum Allah.

Bagi kita yang telah bertaubat dan mulai menabung kebaikan dan ibadah, jangan pernah lalai dengan hukum Allah. Jaga dan hargai batas-batas yang telah Allah tentukan karena sebesar apapun amal kita bisa terbakar habis dengan dosa-dosa.

Semoga bermanfaat…

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on google
Share on telegram

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berlangganan ke Website via Email

Masukkan alamat email Anda untuk berlangganan artikel di website ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui surel.

Bergabung dengan 209 pelanggan lain