Ingatlah Disaat Engkau Dibangkitkan Seorang Diri

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on google
Share on telegram

Ingatlah Disaat Engkau Dibangkitkan Seorang Diri

khazanahalquran.com – Allah Swt Berfirman :

وَكُلُّهُمۡ ءَاتِيهِ يَوۡمَ ٱلۡقِيَامَةِ فَرۡدًا

“Dan setiap orang dari mereka akan datang kepada Allah sendiri-sendiri pada hari Kiamat.” (QS.Maryam:95)

Hari itu setiap manusia akan dibangkitkan seorang diri menghadap kepada Allah Swt. Setiap anggota tubuh akan ditanya tentang apa yang telah diperbuat di dunia, apa yang telah di ucapkan dan apa yang telah dilakukan. Semua akan dimintai pertanggung jawaban.

وَلَتُسۡـَٔلُنَّ عَمَّا كُنتُمۡ تَعۡمَلُونَ

“Tetapi kamu pasti akan ditanya tentang apa yang telah kamu kerjakan.” (QS.An-Nahl:93)

Pernahkah kita renungkan saat-saat ketika kita dibangkitkan seorang diri. Membawa semua beban dosa dan sedikitnya bekal untuk menghadapi Hari Pembalasan. Bahkan sejak hari pertama berpindah ke liang kubur, kita telah ditinggalkan seorang diri.

Pernahkah kita berpikir :

Pada hari itu, dimana harta yang selama ini kita jaga…

Dimana anak yang selama ini kita besarkan…

Dimana pembela yang selama ini menjaga kita…

Dimana rumah yang selama ini kita bangun…

Dimana mobil yang selama ini kita rawat…

Semua itu tak akan menemani kita. Hari itu kita akan bangkit seorang diri, hanya amal yang masih setia menemani.

Jika kita telah meyakini hari itu, kenapa kita masih sibuk dengan kehidupan orang lain?

Waktu kita terlalu sempit untuk mengurusi urusan mereka !

Kenapa masih berani menyombongkan diri ? Apakah kita masih merasa berkuasa sementara kapan ajal akan tiba saja kita tidak pernah tau.

Kenapa masih menghina orang lain? Ingatlah semua yang kau miliki tidak akan menyelematkanmu sedikitpun !

Kenapa kita masih mementingkan pujian orang lain walau harus melanggar batas ?

Kenapa kita masih berbuat dzalim, menipu dan berkhianat sementara nanti kita akan berdiri sendiri menghadap pada Sang Maha Kuasa sendirian !

Mari kita fokus pada diri kita masing-masing. Manfaatkan waktu yang sempit ini untuk bersiap menghadapi hari ketika kita dibangkitkan seorang diri.

Semoga bermanfaat..

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on google
Share on telegram

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berlangganan ke Website via Email

Masukkan alamat email Anda untuk berlangganan artikel di website ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui surel.

Bergabung dengan 212 pelanggan lain