Jagalah Dirimu Sendiri !

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on google
Share on telegram

Jagalah Dirimu Sendiri !

khazanahalquran.com – Allah swt berfirman,

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا عَلَيْكُمْ أَنْفُسَكُمْ ۖ لَا يَضُرُّكُمْ مَنْ ضَلَّ إِذَا اهْتَدَيْتُمْ ۚ إِلَى اللَّهِ مَرْجِعُكُمْ جَمِيعًا فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُونَ

“Wahai orang-orang yang beriman! Jagalah dirimu; (karena) orang yang sesat itu tidak akan membahayakanmu apabila kamu telah mendapat petunjuk. Hanya kepada Allah kamu semua akan kembali, kemudian Dia akan menerangkan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.” (QS.Al-Ma’idah:105)

Ayat ini bukan mengajarkan agar kita sibuk dengan diri sendiri dan tidak peduli dengan orang lain. Ayat ini tidak pula mengesampingkan pentingnya amar ma’ruf dan nahi munkar. Karena banyak juga ayat dan riwayat yang menekankan untuk ber-amar ma’ruf dan nahi munkar.

Tetapi ayat ini sedang mengajarkan bahwa apabila kita telah melakukan upaya untuk membenahi kondisi umat lalu tidak “memberikan hasil” yang berarti maka jagalah dirimu sendiri ! Jangan sampai kita larut dan terbawa arus masyarakat yang mengarah pada keburukan.

Ayat ini ingin mengajarkan beberapa hal penting, yaitu :

Jangan pernah merasa gersang dan minder dijalan kebenaran karena jumlah kita yang sedikit.

Jangan sibuk dengan kesesatan orang lain selama kita telah menjalankan tugas untuk mengingatkan mereka. Sibukkanlah diri kita dengan menjaga diri sendiri.

Kerusakan yang dilakukan oleh mayoritas tidak bisa menjadi alasan bagi kita untuk mengikuti langkah mereka. Jangan sampai kita beralasan,

“Ini sudah biasa..”

Atau

“Ini sudah menjadi trend di zaman ini, hampir semua orang melakukan ini..”

Ingatlah bahwa kebenaran tidak diukur dengan banyak atau sedikitnya pengikut !

Karena kelak di hari kebangkitan kita akan bertanggung jawab atas diri kita masing-masing. Jangan sibuk mencari aib dan kesalahan orang lain.

Orang yang beriman tidak akan ditanya tentang perilaku orang-orang yang durjana. Karena itu jagalah dirimu sendiri !

Lalu apa yang dapat menguatkan diri kita dari derasnya arus kerusakan ini?

Salah satu benteng yang akan menjaga kita dari derasnya arus kerusakan adalah mengingat hari kebangkitan. Ingatlah selalu bahwa setiap perbuatan pasti akan dimintai pertanggung jawaban.

Seperti bagian akhir dari ayat diatas Allah swt berfirman,

“Hanya kepada Allah kamu semua akan kembali…

Dunia adalah lahan untuk menanam. Segala perbuatan, ungkapan dan perilaku kita akan terukir di hari kebangkitan kelak. Dan disanalah segala perbuatan akan diberi balasan.

Seperti kutipan terakhir dari ayat diatas,

“Kemudian Dia akan menerangkan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.”

Semoga bermanfaat …

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on google
Share on telegram

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berlangganan ke Website via Email

Masukkan alamat email Anda untuk berlangganan artikel di website ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui surel.

Bergabung dengan 212 pelanggan lain