Kata “Dungu” dalam Kamus Al-Qur’an

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on google
Share on telegram

Kata “Dungu” dalam Kamus Al-Qur’an

khazanahalquran.com – Sebagian orang menganggap dirinya ahli dalam ilmu pengetahuan padahal sebenarnya dia lemah dan tak banyak memahami. Al-Qur’an menyebut tipe semacam ini sebagai orang-orang dungu.

Sebagai contoh, banyak orang yang menyebut dirinya ahli dalam bidang matematika, fisika, geografi atau sebagainya namun tangan dan kakinya berlumuran dosa dan kekejian.

Sifat dungu dalam kamus Al-Qur’an bukanlah dungu dalam arti biasa. Ketika seseorang mendalami salah satu bidang keilmuan namun ia gagal dalam ujian nyata dalam kehidupannya maka ia disebut dungu. Artinya banyak ahli-ahli dalam bidang tertentu, banyak penemuan-penemuan luar biasa dalam sejarah manusia, namun tidak banyak yang mampu menghadapi dirinya sendiri. Tidak bayak ilmuwan yang mampu mengendalikan hawa nafsunya.

Allah swt berfirman,

وَمَنْ يَرْغَبُ عَنْ مِلَّةِ إِبْرَاهِيمَ إِلَّا مَنْ سَفِهَ نَفْسَهُ

“Dan orang yang membenci agama Ibrahim, hanyalah orang yang memperbodoh dirinya sendiri.” (QS.Al-Baqarah:130)

Ayat ini ingin menjelaskan bahwa seseorang yang melenceng dari jalan suci yang dibawan oleh Nabi Ibrahim as dan para Nabi lainnya, maka dialah orang dungu yang sebenarnya. Walaupun ia seorang profesor, doktor ataupun ilmuwan yang hebat sekalipun.

Kenapa Al-Qur’an menyebutnya dungu?

Karena orang semacam ini sedang melawan akal dan fitrahnya sendiri yang mengajaknya untuk menyembah Tuhan Yang Esa. Bagaimana ia tidak disebut dungu bila ia melawan akalnya sendiri dan menjerumuskan dirinya dalam kesengsaraan?

Semoga bermanfaat

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on google
Share on telegram

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berlangganan ke Website via Email

Masukkan alamat email Anda untuk berlangganan artikel di website ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui surel.

Bergabung dengan 209 pelanggan lain