Mendidik Jiwa Untuk Bertawakal

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on google
Share on telegram

Mendidik Jiwa Untuk Bertawakal

khazanahalquran.com – Dalam Al-Qur’an begitu banyak ayat-ayat yang menjelaskan tentang nilai-nilai kebaikan. Ayat-ayat ingin membangun jiwa manusia dengan pondasi yang kokoh agar tidak mudah digoyahkan oleh rayuan dan tidak mampu dijatuhkan oleh tekanan.

Tawakal kepada Allah adalah salah satu pondasi yang wajib tertanam dalam jiwa seorang mukmin. Dengan bertawakal, seluruh kehidupan seseorang akan berubah. Dengan kepasrahan kepada Allah seluruh badai masalah akan dihadapi dengan penuh ketenangan dan ketegaran.

Allah swt berfirman :

وَتَوَكَّلۡ عَلَى ٱلۡحَيِّ ٱلَّذِي لَا يَمُوتُ وَسَبِّحۡ بِحَمۡدِهِۦۚ وَكَفَىٰ بِهِۦ بِذُنُوبِ عِبَادِهِۦ خَبِيرًا

“Dan bertawakallah kepada Allah Yang Hidup, Yang tidak mati, dan bertasbihlah dengan memuji-Nya. Dan cukuplah Dia Maha Mengetahui dosa hamba-hamba-Nya.” (QS.Al-Furqan:58)

Tawakal kepada Allah akan membawa kita pada ketaatan dan kepasrahan mutlak kepada Yang Maha Kuasa.

Tawakal kepada Allah akan membawa seseorang untuk terus maju, karena ia selalu bersandar pada kekuatan Yang Maha Mampu, sehingga tidak ada satu pun rintangan yang mustahil ia lewati.

Tawakal kepada Allah membangun jiwa manusia menjadi jiwa yang pemberani dan tidak bergantung pada kekuasaan orang-orang durjana. Karena baginya, kekuatan sesungguhnya hanya milik Allah. Ia tidak sibuk dengan jabatan dan posisi dunia yang sesaat akan sirna.

Tawakal kepada Allah adalah sumber kekuatan yang menjauhkan seseorang dari kesombongan, kesewenangan dan kedurjanaan. Karena ia selalu sadar bahwa semua kelebihan yang ia miliki hanyalah pemberian Allah.

Tawakal membawa seseorang memiliki akhlak yang mulia sehingga ia fokus untuk bertakwa, selalu memberi maaf dan membantu orang lain dalam kehidupannya.

Takwa artinya kita memasrahkan semua urusan kita kepada Dzat Yang Maha Mampu, yang tidak akan mengecewakan siapapun yang mengandalkannya, yang akan selalu membimbimbing hamba-Nya menjalani jalan kesuksesan.

Coba lihat ayat yang kita sebutkan tadi :

وَتَوَكَّلۡ عَلَى ٱلۡحَيِّ ٱلَّذِي لَا يَمُوتُ

“Dan bertawakallah kepada Allah Yang Hidup, Yang tidak mati.”

Pasrahkan semua urusanmu hanya kepada-Nya. Jangan sampai engkau sibuk dengan rintangan dan kesedihan yang menghalangimu. Jangan sampai engkau sibuk dengan cercaan orang-orang yang menghinamu. Cukup Allah, Pemilik segala sesuatu. Tempat engkau menyandarkan segala masalahmu.

وَسَبِّحۡ بِحَمۡدِهِۦۚ

“Dan bertasbihlah dengan memuji-Nya.”

Ingatlah selalu untuk mengagungkan dan memuliakan Allah. Puji lah Dia selalu sehingga hatimu dipenuhi dengan kecintaan kepada-Nya dan tunduk pada kekuatan-Nya yang tak tertandingi.

وَكَفَىٰ بِهِۦ بِذُنُوبِ عِبَادِهِۦ خَبِيرًا

“Dan cukuplah Dia Maha Mengetahui dosa hamba-hamba-Nya.”

Dia-lah Yang Maha Mengetahui semua rahasia kita dan apa yang tersembunyi dalam hati kita. Tiada yang luput dari Ilmu-Nya. Dengan Rahmat-Nya, Allah akan mengampuni pendosa dan dengan Rahmat dan Keadilan-Nya, Allah akan memberikan siksa.

Bertawakal-lah kepada Dzat yang tidak pernah mati. Pasrahkan dirimu kepada Dzat yang kekuatannya tak terbatas, agar kita mampu menghadapi semua masalah yang merintangi kehidupan kita.

Semoga bermanfaat.

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on google
Share on telegram

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berlangganan ke Website via Email

Masukkan alamat email Anda untuk berlangganan artikel di website ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui surel.

Bergabung dengan 212 pelanggan lain