Mengapa Doa dalam Al-Qur’an Tidak Menggunakan Kata Ya Rab?

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on google
Share on telegram

Mengapa Doa dalam Al-Qur’an Tidak Menggunakan Kata Ya Rab?

khazanahalquran.com – Bila kita perhatikan, doa-doa yang dikutip oleh Al-Qur’an tidak pernah menggunakan kata Ya Rab (ّيا رب). Namun selalu membuang kata ya (يا) dan hanya menggunakan kata Rab (ربّ).

Padahal biasanya, doa-doa yang kita kenal selalu menyertakan kata “Yaa” sebagai tanda menyeru atau memanggil. Kira-kira apa rahasia dibalik pembuangan kata “yaa” dalam doa-doa Al-Qur’an?

Seperti contoh ayat-ayat dibawah ini,

رَبِّ انْصُرْنِي بِمَا كَذَّبُونِ

“Ya Tuhanku, tolonglah aku karena mereka mendustakan aku.” (QS.Al-Mu’minun:26)

رَبَّنَا أَفْرِغْ عَلَيْنَا صَبْرًا

“Ya Tuhan kami, limpahkanlah kesabaran kepada kami.” (QS.Al-Baqarah:250)

رَبِّ لَا تَذَرْنِي فَرْدًا

“Ya Tuhanku, janganlah Engkau biarkan aku hidup seorang diri (tanpa keturunan).” (QS.Al-Anbiya’:89)

رَبِّ إِنَّ ابْنِي مِنْ أَهْلِي

“Ya Tuhanku, sesungguhnya anakku adalah termasuk keluargaku (QS.Hud:45)

رَبِّ اغْفِرْ وَارْحَمْ وَأَنْتَ خَيْرُ الرَّاحِمِينَ

“Ya Tuhanku, berilah ampunan dan (berilah) rahmat, Engkaulah pemberi rahmat yang terbaik.” (QS.Al-Mu’minun:118)

Mengapa kata “Yaa” dibuang dalam doa-doa Al-Qur’an?

Disinilah rahasianya !

Penggunaan kata “Yaa” biasanya digunakan untuk memanggil sesuatu yang jauh. Sementara logika Al-Qur’an menyebutkan bahwa Allah lebih dekat dari urat nadi manusia.

وَنَحْنُ أَقْرَبُ إِلَيْهِ مِنْ حَبْلِ الْوَرِيدِ

“Dan Kami lebih dekat kepadanya daripada urat lehernya.” (QS.Qaf:16)

وَإِذَا سَأَلَكَ عِبَادِي عَنِّي فَإِنِّي قَرِيبٌ

Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu (Muhammad) tentang Aku, maka sesungguhnya Aku dekat.” (QS.Al-Baqarah:186)

Karena itulah secara sastra bahasa, Al-Qur’an meniadakan kata “Yaa” dalam doa-doa yang berawal “Robbi” atau “Robbana”.

Tidak perlu berjalan jauh untuk berdo’a, tidak perlu berteriak agar di dengar cukup dengan bersujud dengan khusyuk, maka kita telah berada dihadapan rahmat dan kasih sayang-Nya.

وَاسْجُدْ وَاقْتَرِبْ

“Sujudlah serta dekatkanlah (dirimu kepada Allah).” (QS.Al-‘Alaq:19)

Lalu mintalah segala hajat dan keinginan kita.

Semoga bermanfaat….

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on google
Share on telegram

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berlangganan ke Website via Email

Masukkan alamat email Anda untuk berlangganan artikel di website ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui surel.

Bergabung dengan 210 pelanggan lain