Mengapa Janji Allah tak Kunjung Terwujud?

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on google
Share on telegram

Khazanahalquran.com – Tentu kita sering mendengar janji-janji Allah dalam Al-Qur’an seperti,

لَئِن شَكَرْتُمْ لأَزِيدَنَّكُمْ

“Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan Menambah (nikmat) kepadamu.” (QS.Ibrahim:7)

إِن تَنصُرُوا اللَّهَ يَنصُرْكُمْ

“Jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan Menolongmu.” (QS.Muhammad:7)

وَقَالَ رَبُّكُمُ ادْعُونِي أَسْتَجِبْ لَكُمْ

Dan Tuhan-mu Berfirman, ”Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Aku Kabulkan bagimu.” (QS.al-Ghofir:60)

 

Dan masih banyak lagi janji-janji Allah dalam ayat Al-Qur’an. Tapi mengapa janji itu tak kunjung datang? Tambahan nikmat belum juga nampak, pertolongan-Nya belum muncul dan doa-doa pun tak kunjung dikabulkan? Dimana janji-janji Allah ini?

Jika kita ingin mempertanyakan janji Allah, maka jawabannya ada dalam ayat berikut ini,

وَأَوْفُواْ بِعَهْدِي أُوفِ بِعَهْدِكُمْ

Dan penuhilah janjimu kepada- Ku, niscaya Aku Penuhi janji-Ku kepadamu.” (QS.al-Baqarah:40)

 

Jika janji-janji Allah tak kunjung datang maka periksalah diri kita masing-masing. Apakah kita telah memenuhi janji kita kepada Allah? Apakah kita telah menjalankan janji untuk bertakwa, dengan mematuhi perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya? Jika janji Allah tak kunjung datang, maka diri kita adalah penyebabnya. “Dan penuhilah janjimu kepada- Ku, niscaya Aku Penuhi janji-Ku kepadamu.”

Semoga dengan berlalunya bulan Ramadhan tahun ini dapat lebih membekas dalam hati kita, sehingga kita dapat semakin konsisten dalam menjalankan tugas dihadapan Allah swt.

 

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on google
Share on telegram

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berlangganan ke Website via Email

Masukkan alamat email Anda untuk berlangganan artikel di website ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui surel.

Bergabung dengan 208 pelanggan lain