Nilaimu Bergantung dengan Akhlakmu !

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on google
Share on telegram

Nilaimu Bergantung dengan Akhlakmu !

khazanahalquran.com – Setiap orang memiliki pandangan yang berbeda-beda tentang nilai manusia. Mereka berjuang untuk meng-upgrade (menaikkan) nilai diri mereka dengan caranya masing-masing.

Sebagian orang mengejar harta karena berpikir bahwa nilai seseorang diukur dengan kekayaannya. Semakin kaya seseorang maka ia akan semakin dihargai dan dimuliakan.

Sebagian yang lain ingin menaikkan nilai dirinya dengan mengejar jabatan. Ia menganggap bahwa semakin tinggi jabatan seseorang maka ia akan semakin bernilai.

Sebagian yang lain sibuk dengan mengolah kecantikan dan ketampanan wajahnya, karena mereka berpikir bahwa dengan cara inilah nilai diri mereka akan semakin tinggi.

Begitulah roda kehidupan manusia. Setiap orang mengejar sesuatu sesuai dengan pandangan mereka masing-masing. Karenanya tidak heran bila kita senantiasa dianjurkan untuk selalu mencari ilmu karena ilmu itu sangat mentukan pandangan hidupmu !

Namun apakah benar nilai seorang manusia ditentukan oleh hal-hal diatas?

Tak bisa dipungkiri bahwa kekayaan, jabatan, keelokan wajah dan hal-hal duniawi itu mempengaruhi nilai seseorang dalam pandangan manusia. Semakin kaya semakin dihormati, semakin tinggi jabatannya semakin dihargai dan begitu seterusnya.

Namun ingat ! Semua hal itu ada masanya. Harta takkan selamanya menemanimu, jabatan tak selamanya ada dipangkuanmu bahkan keelokan wajahmu akan semakin luntur dimakan waktu.

Maka dari itu, bila kita mencari jawaban dari Al-Qur’an, akan kita temukan firman Allah swt :

وَإِنَّكَ لَعَلَىٰ خُلُقٍ عَظِيمٖ

“Dan sesungguhnya engkau benar-benar berbudi pekerti yang luhur.” (QS.Al-Qalam:4)

Coba perhatikan ! Ketika Allah swt ingin mensifati Nabi Muhammad saw, Allah tidak menyebutkan ilmunya, ibadahnya, hartanya, jabatannya namun yang dipuji oleh Allah swt adalah akhlaknya.

“Dan sesungguhnya engkau benar-benar berbudi pekerti yang luhur.”

Ayat ini memberi pelajaran yang sangat dalam bahwa nilai paling mahal dari hidup seseorang adalah akhlaknya, bukankah Rasulullah saw diutus untuk menyempurnakan akhlak.

إِنَّمَا بُعِثْتُ لِأُتَمِّمَ مَكَارِمَ الأَخلَاق

“Sesungguhnya aku diutus hanya untuk menyempurnakan akhlak.”

Semua yang kau miliki tanpa disertai akhlak hanya akan bernilai nol.

Kaya tanpa akhlak = NOL
Jabatan tanpa akhlak = NOL
Keindahan wajah tanpa akhlak = NOL

Segala sesuatu tanpa akhlak akan bernilai NOL. Namun apabila engkau tidak mempunyai semua itu dan hanya memiliki akhlak, maka itu sudah cukup untuk meningkatkan nilai dirimu dimata Allah dan dimata manusia.

Karena itu mari kita meningkatkan nilai diri kita dengan memperbaiki akhlak dalam kehidupan kita sehari-hari. Karena semakin sempurna akhlak seseorang maka akan semakin tinggi nilai dirinya.

Semoga bermanfaat…

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on google
Share on telegram

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berlangganan ke Website via Email

Masukkan alamat email Anda untuk berlangganan artikel di website ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui surel.

Bergabung dengan 209 pelanggan lain