Pembela Penguasa Dzalim Hanya Bertahan Di Masa Jaya

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on google
Share on telegram

Pembela Penguasa Dzalim Hanya Bertahan Di Masa Jaya

khazanahalquran.com – Allah swt berfirman,

فَخَسَفْنَا بِهِ وَبِدَارِهِ الْأَرْضَ فَمَا كَانَ لَهُ مِنْ فِئَةٍ يَنْصُرُونَهُ مِنْ دُونِ اللَّهِ وَمَا كَانَ مِنَ الْمُنْتَصِرِينَ

“Maka Kami benamkan dia (Karun) bersama rumahnya ke dalam bumi. Maka tidak ada baginya satu golongan pun yang akan menolongnya selain Allah, dan dia tidak termasuk orang-orang yang dapat membela diri.” (QS.Al-Qashash:81)

Kehidupan tak pernah lepas dari fenomena menarik yang memberi banyak pelajaran. Para penguasa dzalim, para pemimpin diktator dan konglomerat yang congkak memiliki banyak pembela dan pengikut di masa jaya mereka. Karena manusia semacam ini dikelilingi oleh penjilat yang ingin memanfaatkan situasi dan mengambil keuntungan sebanyak-banyaknya.

Tapi apa yang terjadi ketika kondisi berbalik?

Apa yang terjadi ketika penguasa dzalim itu kehilangan kekuasaannya?

Apa yang terjadi ketika para konglomerat keji itu kehilangan hartanya?

Apa yang terjadi ketika adzab dari Allah datang dan membalikkan semuanya?

Semua pengikut, pembela ataupun penolong tiba-tiba diam seribu bahasa. Mereka buang muka seakan tidak pernah mengenal orang-orang kuat yang selama ini ia bela.

Tidakkah kita melihat nasib Qarun yang dikelilingi para pecintanya?

Lihatlah apa yang terjadi ketika seluruh kekayaannya ditelan bumi dan semua kesombongannya tertutup tanah !

Tidak seorang pun yang ingin membelanya walau dengan sepatah kata !

Akhir masa hidup Qarun adalah pelajaran bagi kita semua. Bahwa para diktator, penguasa dzalim dan konglomerat keji tetap menjadi hamba yang hina hingga hari kiamat.

Disaat kekuatan dan kekayaannya hilang, semua pengikut tiba-tiba berbalik badan seakan tidak pernah mengenalnya.

Semoga bermanfaat..

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on google
Share on telegram

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berlangganan ke Website via Email

Masukkan alamat email Anda untuk berlangganan artikel di website ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui surel.

Bergabung dengan 209 pelanggan lain