Perbedaan Antara Kata “Nikmat” dengan “Nakmat” dalam Al-Qur’an?

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on google
Share on telegram

Perbedaan Antara Kata “Nikmat” dengan “Nakmat” dalam Al-Qur’an?

khazanahalquran.com – Sebelum memulai kajian hari ini, kami informasikan bahwa setiap hari sabtu kita akan mengisi kajian-kajian singkat yang menarik tentang “kata” dalam Al-Qur’an dan semacamnya. Berikut adalah seri pertama dari “kajian sabtu” kita kali ini.

Saat kita mencari kata نعمة kita akan temukan dua kata yang mirip tapi berbeda. Ada yang menggunakan harakat kasrah نِعمة dan ada yang menggunakan harakat fathah نَعمة.

Keduanya secara umum memiliki makna yang sama yaitu kenikmatan yang diberikan oleh Allah. Namun tiada yang sia-sia dalam Al-Qur’an, setiap ada perbedaan sekecil apapun pasti ada makna yang berbeda.

Kata نِعمة yang menggunakan harakat kasrah artinya semua karunia dan kenikmatan yang diberikan oleh Allah swt kepada hamba-Nya dan digunakan untuk sesuatu yang halal yang terjaga dalam ketaatan dan ibadah kepada Allah swt.

Seperti yang disebutkan dalam firman Allah swt :

وَإِن تَعُدُّواْ نِعۡمَةَ ٱللَّهِ لَا تُحۡصُوهَآۗ

“Dan jika kamu menghitung nikmat Allah, niscaya kamu tidak akan mampu menghitungnya.” (QS.An-Nahl:18)

Adapun kata nikmat yang menggunakan harakat fathah نَعمة memiliki arti yang sama yaitu kenikmatan yang diberikan oleh Allah swt kepada hamba-Nya namun pemberian ini di salahgunakan di jalan maksiat.

Kita akan temukan kata ini dalam firman-Nya :

وَذَرۡنِي وَٱلۡمُكَذِّبِينَ أُوْلِي ٱلنَّعۡمَةِ وَمَهِّلۡهُمۡ قَلِيلًا

“Dan biarkanlah Aku (yang bertindak) terhadap orang-orang yang mendustakan, yang memiliki segala kenikmatan hidup, dan berilah mereka penangguhan sebentar.” (QS.Al-Muzzammil:11)

Dan juga dalam firman-Nya ketika Allah swt menceritakan kisah tenggelamnya Fir’aun beserta bala tentaranya :

وَنَعۡمَةٖ كَانُواْ فِيهَا فَٰكِهِينَ

“Dan kesenangan-kesenangan yang mereka nikmati di sana.” (QS.Ad-Dukhan:27)

Maka karena itulah kita diperintahkan oleh Allah swt untuk selalu merenungkan, mensyukuri dan membicarakan kenikmatan yang baik ini.

وَأَمَّا بِنِعۡمَةِ رَبِّكَ فَحَدِّثۡ

“Dan terhadap nikmat Tuhanmu hendaklah engkau nyatakan (dengan bersyukur).” (QS.Adh-Dhuhaa:11)

Semoga bermanfaat.

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on google
Share on telegram

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berlangganan ke Website via Email

Masukkan alamat email Anda untuk berlangganan artikel di website ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui surel.

Bergabung dengan 206 pelanggan lain