Semua Hanya Dari-Nya

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on google
Share on telegram

Semua Hanya Dari-Nya

khazanahalquran.com – Setiap orang yang beriman meyakini bahwa segala sesuatu di alam ini terjadi atas izin Allah swt. Banyak sekali ayat Al-Qur’an yang menyebutkan hal itu, seperti dalam firman-Nya :

بِيَدِكَ ٱلۡخَيۡرُۖ إِنَّكَ عَلَىٰ كُلِّ شَيۡءٖ قَدِيرٞ

“Di tangan Engkaulah segala kebajikan. Sungguh, Engkau Mahakuasa atas segala sesuatu.” (QS.Ali ‘Imran:26)

Atau ayat yang menceritakan tentang perang Badar disaat pasukan Rasulullah saw menang mutlak dalam peperangan itu. Ayat itu menyebutkan :

وَمَا رَمَيۡتَ إِذۡ رَمَيۡتَ وَلَٰكِنَّ ٱللَّهَ رَمَىٰ

“Dan bukan engkau yang melempar ketika engkau melempar, tetapi Allah yang melempar.” (QS.Al-Anfal:17)

Kita mungkin meyakini bahwa segala sesuatu tidak akan terjadi tanpa izin Allah swt, namun seringkali kita lalai dan tidak sadar. Seakan semua ini terjadi dan terwujud atas usaha dan kehebatan kita saja.

Padahal tidak ada sedikitpun yang akan terwujud tanpa izin Allah swt !

Ayat-ayat Al-Qur’an sering menceritakan para hamba yang selalu sadar bahwa semua yang terjadi adalah anugerah dari Allah swt.

Dalam sebuah ayat Allah swt mengajarkan bahwa hamba yang beriman ketika ia mampu menaiki tunggangannya, ia pun berkata :

سُبۡحَٰنَ ٱلَّذِي سَخَّرَ لَنَا هَٰذَا وَمَا كُنَّا لَهُۥ مُقۡرِنِينَ

“Maha-suci (Allah) yang telah menundukkan semua ini bagi kami padahal kami sebelumnya tidak mampu menguasainya.” (QS.Az-Zukhruf:13)

Orang yang beriman ketika mendapatkan nikmat, ia hanya berkata :

وَمَا بِكُم مِّن نِّعۡمَةٖ فَمِنَ ٱللَّهِۖ

“Dan segala nikmat yang ada padamu (datangnya) dari Allah.” (QS.An-Nahl:53)

Orang yang beriman ketika ingin berbuat suatu kebaikan, ia menyadari bahwa semua ini tidak akan bisa ia lakukan kecuali karena taufik dan bimbingan dari Allah.

وَمَا تَوۡفِيقِيٓ إِلَّا بِٱللَّهِۚ عَلَيۡهِ تَوَكَّلۡتُ وَإِلَيۡهِ أُنِيبُ

“Dan petunjuk yang aku ikuti hanya dari Allah. Kepada-Nya aku bertawakal dan kepada-Nya (pula) aku kembali.” (QS.Hud:88)

Orang yang beriman ketika ingin mencari pengobatan untuk penyakitnya, ia terus berusaha namun ia selalu ingat bahwa Allah yang akan menyembuhkannya :

وَإِذَا مَرِضۡتُ فَهُوَ يَشۡفِينِ

“Dan apabila aku sakit, Dialah yang menyembuhkan aku.” (QS.Asy-Syu’ara:80)

Orang yang beriman ketika tertimpa musibah, ia hanya berkata :

ٱلَّذِينَ إِذَآ أَصَٰبَتۡهُم مُّصِيبَةٞ قَالُوٓاْ إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّآ إِلَيۡهِ رَٰجِعُونَ

(yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka berkata “Inna lillahi wa inna ilaihi raji‘un” (sesungguhnya kami milik Allah dan kepada-Nyalah kami kembali).” (QS.Al-Baqarah:156)

Orang yang beriman ketika diancam dan ditakut-takuti ia hanya berkata :

حَسۡبُنَا ٱللَّهُ وَنِعۡمَ ٱلۡوَكِيلُ

“Cukuplah Allah (menjadi penolong) bagi kami dan Dia sebaik-baik pelindung.” (QS.Ali ‘Imran:173)

Orang beriman ketika melihat semua orang meninggalkannya, mengecewakannya dan enggan memberikan pertolongan kepadanya, ia hanya mengatakan :

فَإِن تَوَلَّوۡاْ فَقُلۡ حَسۡبِيَ ٱللَّهُ لَآ إِلَٰهَ إِلَّا هُوَۖ عَلَيۡهِ تَوَكَّلۡتُۖ وَهُوَ رَبُّ ٱلۡعَرۡشِ ٱلۡعَظِيمِ

“Maka jika mereka berpaling (dari keimanan), maka katakanlah (Muhammad), “Cukuplah Allah bagiku; tidak ada tuhan selain Dia. Hanya kepada-Nya aku bertawakal, dan Dia adalah Tuhan yang memiliki ‘Arsy (singgasana) yang agung.” (QS.At-Taubah:129)

Orang yang beriman ketika selamat dari suatu musibah, ia hanya berkata seperti apa yang dikatakan Nabi Nuh as :

فَإِذَا ٱسۡتَوَيۡتَ أَنتَ وَمَن مَّعَكَ عَلَى ٱلۡفُلۡكِ فَقُلِ ٱلۡحَمۡدُ لِلَّهِ ٱلَّذِي نَجَّىٰنَا مِنَ ٱلۡقَوۡمِ ٱلظَّٰلِمِينَ

Dan apabila engkau dan orang-orang yang bersamamu telah berada di atas kapal, maka ucapkanlah, “Segala puji bagi Allah yang telah menyelamatkan kami dari orang-orang yang zhalim.” (QS.Al-Mu’minun:28)

Dan semacam inilah ayat-ayat Al-Qur’an menjelaskan bahwa tidak akan ada sesuatu yang terjadi tanpa izin Allah swt didalamnya.

Maka jangan pernah lelah untuk memohon dan berdoa karena semua harapanmu hanya akan terwujud dengan izin-Nya.

Semoga bermanfaat.

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on google
Share on telegram

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berlangganan ke Website via Email

Masukkan alamat email Anda untuk berlangganan artikel di website ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui surel.

Bergabung dengan 209 pelanggan lain