Siapakah Yang Lebih Benar dari Allah?

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on google
Share on telegram

Siapakah Yang Lebih Benar dari Allah?

khazanahalquran.com – Dalam Al-Qur’an ada beberapa ayat yang menjelaskan bahwa Allah swt tidak pernah mengingkari janji-Nya.

إِنَّ ٱللَّهَ لَا يُخۡلِفُ ٱلۡمِيعَادَ

“Sungguh, Allah tidak menyalahi janji.” (QS.Ali ‘Imran:9)

Bahkan dalam sebuah ayat Allah mempertegas dengan sebuah pertanyaan :

وَمَنۡ أَصۡدَقُ مِنَ ٱللَّهِ حَدِيثٗا

“Siapakah yang lebih benar perkataan(nya) daripada Allah?” (QS.An-Nisa’:87)

وَمَنۡ أَصۡدَقُ مِنَ ٱللَّهِ قِيلٗا

“Siapakah yang lebih benar perkataannya daripada Allah?” (QS.An-Nisa’:122)

Semua janji yang termuat dalam Al-Qur’an pasti akan terjadi. Semua perintah yang berbuah pahala pasti akan didapatkan dan semua larangan yang mendatangkan kesengsaraan juga pasti akan terjadi.

Tinggal perbedaannya terletak pada keyakinan kita atas janji Allah swt. Seringkali manusia mengukur kekuatan Allah dengan dirinya dan itu adalah kesalahan yang paling besar.

Diri kita adalah hamba yang tidak memiliki apapun, sementara yang memberi janji ini adalah Dia Yang Berkuasa atas segala sesuatu.

Semua tunduk dihadapan Kehendak-Nya. Dan kali ini kita akan merenungkan sebuah janji Allah swt, yang apabila seseorang melakukan hal ini maka akan terjadi sesuatu yang dahsyat. Namun seringkali manusia masih ragu untuk menjalankannya.

Allah swt berfirman :

وَلَا تَسۡتَوِي ٱلۡحَسَنَةُ وَلَا ٱلسَّيِّئَةُۚ ٱدۡفَعۡ بِٱلَّتِي هِيَ أَحۡسَنُ فَإِذَا ٱلَّذِي بَيۡنَكَ وَبَيۡنَهُۥ عَدَٰوَةٞ كَأَنَّهُۥ وَلِيٌّ حَمِيمٞ

“Dan tidaklah sama kebaikan dengan kejahatan. Tolaklah (kejahatan itu) dengan cara yang lebih baik, sehingga orang yang ada rasa permusuhan an-tara kamu dan dia akan seperti teman yang setia.” (QS.Fushilat:34)

Disini kita menemukan sebuah janji yang amat luar biasa. Allah swt mengajarkan kepada kita untuk membalas keburukan seseorang dengan kebaikan. Lalu apa janji yang Allah berikan?

Maka perlahan musuhmu akan menjadi kawanmu!

Seringkali kita merasa sangat kesulitan menghadapi orang yang memusuhi kita. Kita merasa mustahil dia akan merubah sikapnya kepada kita. Namun siapa yang menjanjikan janji ini?

Dia-lah Allah Yang Mampu membolak-balikkan hati manusia. Setiap hari berada dibawah kekuasaannya.

Tetapi yang menarik dari ayat ini, bila musuh saja bisa menjadi teman bila kita balas keburukannya dengan kebaikan, lalu bagaimana bila kebaikan itu kita sebarkan kepada orang-orang terdekat kita. Kepada orang tua, istri, kerabat atau sahabat kita, maka pasti akan muncul benih-benih cinta yang akan membuahkan kebahagiaan dalam hati kita.

Ayo kita melatih hati untuk memberikan yang terbaik dan nantikan janji Allah swt yang akan menjadikan hidupmu indah.

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on google
Share on telegram

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berlangganan ke Website via Email

Masukkan alamat email Anda untuk berlangganan artikel di website ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui surel.

Bergabung dengan 200 pelanggan lain