Tiga Kejadian yang Membuat Manusia Sulit Bersabar !

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on google
Share on telegram

Tiga Kejadian yang Membuat Manusia Sulit Bersabar !

khazanahalquran.com – Allah swt berfirman,

ذَٰلِكَ تَأْوِيلُ مَا لَمْ تَسْطِعْ عَلَيْهِ صَبْرًا

“Itulah keterangan perbuatan-perbuatan yang engkau tidak sabar terhadapnya.” (QS.Al-Kahfi:82)

Kehidupan tak pernah lepas dari berbagai kejadian dan masalah yang harus dihadapi. Namun ada beberapa kejadian yang membuat kebanyakan orang frustasi dan tak mampu untuk bersabar.

Setidaknya ada tiga masalah yang membuat kebanyakan manusia tak mampu untuk bersabar, yaitu :

1. Kegagalan dalam suatu hal yang sangat ia harapkan.

2. Kehilangan seseorang yang sangat ia cintai.

3. Menanti datangnya rezeki.

Tiga kejadian ini terangkum dalam kisah Nabi Khidir dan Nabi Musa as yang diabadikan oleh Al-Qur’an. Yaitu ketika Nabi Khidir as melubangi sebuah kapal, membunuh seorang anak dan membangun dinding demi menjaga harta anak yatim.

Rusaknya kapal adalah contoh kejadian yang menggambarkan kegagalan seseorang atas sesuatu yang benar-benar ia harapkan. Namun apa alasan dibalik perusakan kapal itu?

وَكَانَ وَرَاءَهُمْ مَلِكٌ يَأْخُذُ كُلَّ سَفِينَةٍ غَصْبًا

“Karena di hadapan mereka ada seorang raja yang akan merampas setiap perahu.” (QS.Al-Kahfi:79)

Hikmah dari kejadian ini adalah :

Terkadang masalah atau kegagalan yang kau dapatkan adalah pintu rahasia dibalik kesuksesanmu. Dan sebaliknya, kadang-kadang terhindarnya engkau dari masalah adalah awal dari hancurnya kesuksesanmu.

Terbunuhnya seorang anak adalah contoh beratnya perpisahan dengan orang yang dicintai. Namun apa alasan dibalik pembunuhan anak tersebut?

وَأَمَّا الْغُلَامُ فَكَانَ أَبَوَاهُ مُؤْمِنَيْنِ فَخَشِينَا أَنْ يُرْهِقَهُمَا طُغْيَانًا وَكُفْرًا

“Dan adapun anak muda itu, kedua orang tuanya mukmin, dan kami khawatir kalau dia akan memaksa kedua orang tuanya kepada kesesatan dan kekafiran.” (QS.Al-Kahfi:80)

Hikmah dari kejadian ini ada tiga rahmat Allah yang turun :

1. Rahmat untuk anak tersebut karena ia meninggal dalam usia yang masih kecil dan masuk surga karena belum memiliki dosa sama sekali.

2. Rahmat untuk kedua orang tuanya karena Allah menggantikan anak tersebut dengan anak yang berbakti kepada keduanya.

3. Rahmat untuk masyarakat sekitar karena mereka selamat dari gangguan dan kedzaliman anak tersebut.

Menjaga harta warisan milik anak yatim dengan membangun dinding di sekitarnya adalah contoh bagi mereka yang rezekinya datang terlambat. Karena alasan Nabi Khidir as untuk menjaga harta ini adalah :

فَأَرَادَ رَبُّكَ أَنْ يَبْلُغَا أَشُدَّهُمَا

“Maka Tuhanmu menghendaki agar keduanya sampai dewasa.” (QS.Al-Kahfi:82)

Hikmah dari kejadian ini adalah :

Tekadang terlambatnya seseorang dalam mendapat pekerjaan, terlambat menikah atau memiliki anak adalah rahmat dan kebaikan untuknya. Seperti halnya anak yatim yang apabila harta itu diberikan di umurnya yang masih kecil maka ia tidak akan mampu menjaga dan mengelola harta tersebut.

Tiga kisah ini merangkum kisah kehidupan kita sehari-hari. Allah ingin menjelaskan bahwa dibalik setiap masalahmu ada rahmat dan kebaikan yang tak kau bayangkan.

Maka teruslah bersabar, karena dibalik semua penantianmu ada kejutan Allah yang menyembuhkan sakitnya kesabaran.

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on google
Share on telegram

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berlangganan ke Website via Email

Masukkan alamat email Anda untuk berlangganan artikel di website ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui surel.

Bergabung dengan 209 pelanggan lain