Tiga Poin Penting dalam Seruan Para Nabi

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on google
Share on telegram

Tiga Poin Penting dalam Seruan Para Nabi

khazanahalquran.com – Al-Qur’an telah menjelaskan kepada kita tujuan diutusnya para Rasul dan diturunkannya Kitab Suci kepada mereka. Selain untuk menyeru kepada Tauhid dan menyelamatkan manusia dari kegelapan menuju cahaya, disana ada pula poin-poin penting yang berkaitan dengan masyarakat dan kehidupan sehari-hari.

Ada tiga poin penting sebagai bagian dari tujuan diutusnya para Nabi, yaitu :

1). Menegakkan Keadilan.

2.) Memperbaiki Masyarakat.

3.) Memakmurkan Bumi.

Poin Pertama : Menegakkan Keadilan.

Allah swt mengutus para Nabi agar keadilan bisa ditegakkan di bumi ini. Allah swt berfirman,

لَقَدۡ أَرۡسَلۡنَا رُسُلَنَا بِٱلۡبَيِّنَٰتِ وَأَنزَلۡنَا مَعَهُمُ ٱلۡكِتَٰبَ وَٱلۡمِيزَانَ لِيَقُومَ ٱلنَّاسُ بِٱلۡقِسۡطِۖ وَأَنزَلۡنَا ٱلۡحَدِيدَ فِيهِ بَأۡسٞ شَدِيدٞ وَمَنَٰفِعُ لِلنَّاسِ وَلِيَعۡلَمَ ٱللَّهُ مَن يَنصُرُهُۥ وَرُسُلَهُۥ بِٱلۡغَيۡبِۚ إِنَّ ٱللَّهَ قَوِيٌّ عَزِيز

“Sungguh, Kami telah mengutus rasul-rasul Kami dengan bukti-bukti yang nyata dan kami turunkan bersama mereka kitab dan neraca (keadilan) agar manusia dapat berlaku adil. Dan Kami menciptakan besi yang mempunyai kekuatan, hebat dan banyak manfaat bagi manusia, dan agar Allah mengetahui siapa yang menolong (agama)-Nya dan rasul-rasul-Nya walaupun (Allah) tidak dilihatnya. Sesungguhnya Allah Mahakuat, Mahaperkasa.” (QS.Al-Hadid:25)

Dalam ayat ini Allah menjelaskan bahwa salah satu tujuan diutusnya Nabi adalah agar manusia dapat menegakkan keadilan. Allah tidak menyebutkan agar para Nabi menegakkan keadilan atau agar kaum Mukminin menegakkan keadilan, namun Al-Qur’an menggunakan kalimat “agar manusia dapat menegakkan keadilan dan memperjuangkan keadilan”. Artinya agar seluruh umat manusia merasakan keadilan dan demi tegaknya keadilan kita harus siap bekerja sama dengan siapapun tanpa memandang keyakinan yang dianut oleh seseorang.

Poin Kedua : Memperbaiki Masyarakat.

Allah swt berfirman,

وَتَعَاوَنُواْ عَلَى ٱلۡبِرِّ وَٱلتَّقۡوَىٰۖ وَلَا تَعَاوَنُواْ عَلَى ٱلۡإِثۡمِ وَٱلۡعُدۡوَٰنِۚ وَٱتَّقُواْ ٱللَّهَۖ إِنَّ ٱللَّهَ شَدِيدُ ٱلۡعِقَابِ

“Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan permusuhan. Bertakwalah kepada Allah, sungguh, Allah sangat berat siksaan-Nya.” (QS.Al-Ma’idah:2)

Ayat ini memerintahkan agar setiap manusia siapapun mereka untuk saling mengajak kepada kebaikan dan saling membantu untuk mencegah keburukan dan kedurjanaan.

Siapapun yang ingin menjadi penerus perjuangan para Nabi maka bersiaplah untuk bergabung dan mendukung siapapun yang berupaya untuk menebar kebaikan dan mewujudkan ketentraman dan kedamaian ditengah masyarakat.

۞إِنَّ ٱللَّهَ يَأۡمُرُ بِٱلۡعَدۡلِ وَٱلۡإِحۡسَٰنِ وَإِيتَآيِٕ ذِي ٱلۡقُرۡبَىٰ وَيَنۡهَىٰ عَنِ ٱلۡفَحۡشَآءِ وَٱلۡمُنكَرِ وَٱلۡبَغۡيِۚ يَعِظُكُمۡ لَعَلَّكُمۡ تَذَكَّرُونَ

“Sesungguhnya Allah menyuruh (kamu) berlaku adil dan berbuat kebajikan, memberi bantuan kepada kerabat, dan Dia melarang (melakukan) perbuatan keji, kemungkaran, dan permusuhan. Dia memberi pengajaran kepadamu agar kamu dapat mengambil pelajaran.” (QS.An-Nahl:90)

Dalam ayat lain Allah swt berfirman,

وَيَٰقَوۡمِ أَوۡفُواْ ٱلۡمِكۡيَالَ وَٱلۡمِيزَانَ بِٱلۡقِسۡطِۖ وَلَا تَبۡخَسُواْ ٱلنَّاسَ أَشۡيَآءَهُمۡ وَلَا تَعۡثَوۡاْ فِي ٱلۡأَرۡضِ مُفۡسِدِينَ

“Dan wahai kaumku! Penuhilah takaran dan timbangan dengan adil, dan janganlah kamu merugikan manusia terhadap hak-hak mereka dan jangan kamu membuat kejahatan di bumi dengan berbuat kerusakan.” (QS.Hud:85)

Ayat-ayat semacam ini selalu menyerukan agar kita saling berhubungan dan bekerja sama dalam mewujudkan kebaikan dan menentang segala bentuk kedurjanaan.

Poin Ketiga : Memakmurkan Bumi.

۞وَإِلَىٰ ثَمُودَ أَخَاهُمۡ صَٰلِحٗاۚ قَالَ يَٰقَوۡمِ ٱعۡبُدُواْ ٱللَّهَ مَا لَكُم مِّنۡ إِلَٰهٍ غَيۡرُهُۥۖ هُوَ أَنشَأَكُم مِّنَ ٱلۡأَرۡضِ وَٱسۡتَعۡمَرَكُمۡ فِيهَا فَٱسۡتَغۡفِرُوهُ ثُمَّ تُوبُوٓاْ إِلَيۡهِۚ إِنَّ رَبِّي قَرِيب مُّجِيب

Dan kepada kaum Tsamud (Kami utus) saudara mereka, Shalih. Dia berkata, “Wahai kaumku! Sembahlah Allah, tidak ada tuhan bagimu selain Dia. Dia telah menciptakanmu dari bumi (tanah) dan menjadikanmu pemakmurnya, karena itu mohonlah ampunan kepada-Nya, kemudian bertobatlah kepada-Nya. Sesungguhnya Tuhanku sangat dekat (rahmat-Nya) dan memperkenankan (doa hamba-Nya).” (QS.Hud:61)

Nabi Sholeh as selain menyeru kepada Ke-Esaan Allah, beliau meminta kepada umat untuk memakmurkan bumi.

Maka menegakkan keadilan, memperbaiki masyarakat dan memakmurkan bumi dengan arti yang sebenarnya adalah poin-poin penting yang harus dijaga oleh siapapun yang mengaku sebagai pengikut Nabi, khususnya Nabi terakhir Muhammad saw.

Karena itu, setiap pengikut Rasulullah saw wajib bergotong royong untuk mewujudkan tiga poin penting ini demi menjalankan cita-cita agamanya yang suci.

Semoga bermanfaat.

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on google
Share on telegram

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berlangganan ke Website via Email

Masukkan alamat email Anda untuk berlangganan artikel di website ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui surel.

Bergabung dengan 210 pelanggan lain