Umat Yang Berada Ditengah

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on google
Share on telegram

Umat Yang Berada Ditengah

khazanahalquran.com – Allah Swt Berfirman :

وَكَذَٰلِكَ جَعَلۡنَٰكُمۡ أُمَّةٗ وَسَطٗا لِّتَكُونُواْ شُهَدَآءَ عَلَى ٱلنَّاسِ وَيَكُونَ ٱلرَّسُولُ عَلَيۡكُمۡ شَهِيدٗاۗ

Dan demikian pula Kami telah menjadikan kamu (umat Islam) ”umat pertengahan” agar kamu menjadi saksi atas (perbuatan) manusia dan agar Rasul (Muhammad) menjadi saksi atas (perbuatan) kamu. (QS.Al-Baqarah:143)

Seperti informasi yang disampaikan oleh para Ulama’, Surat Al-Baqarah turun selama 10 Tahun. Dan ayat yang kita kutip di atas yaitu :

وَكَذَٰلِكَ جَعَلۡنَٰكُمۡ أُمَّةٗ وَسَطٗا

Dan demikian pula Kami telah menjadikan kamu (umat Islam) ”umat pertengahan”

Ayat ini berada tepat di tengah Surat Al-Baqarah yakni pada ayat 143, sementara total ayat dalam Surat ini adalah 286. Ini adalah salah satu mukjizat dan keagungan Al-Qur’an yang luar biasa.

Kata (الوسط) memiliki makna sesuatu yang berada ditengah di antara dua benda yang lain. Dan makna lainnya adalah adil dan indah serta mulia, karena keindahan dan kemuliaan ada sesuatu yang berada pas sesuai porsinya dan jauh dari kata kurang ataupun berlebihan.

Betapa indahnya istilah Al-Qur’an yang menyebut umat Islam sebagai Ummatan Wasatho (umat tengah).

Kata “umat tengah” juga bermakna umat adil dalam segala hal. Yang sesuai dalam Akidah. Tidak extreme kanan atau extreme kiri. Tidak berlebihan dan tidak kurang. Serasi antara sisi akhlak dan sisi ibadah ritualnya. Sejalan antara pemikiran, keyakinan dan muamalahnya. Dan seluruh sisi hidupnya sesuai dengan gambaran yang diberikan oleh Al-Qur’an.

Lalu bagaimana tolok ukur ummatan wasatho itu ?

Kembali lagi tolok ukurnya tentu adalah mengikuti Al-Qur’an sebagai buku petunjuk pertama menuju kebenaran. Umat Islam disebut sebagai Ummatan Wasatho sehingga mendapat kedudukan sebagai saksi bagi umat-umat yang lain di hari kiamat.

“agar kamu menjadi saksi atas (perbuatan) manusia dan agar Rasul (Muhammad) menjadi saksi atas (perbuatan) kamu.”

Karena siapa yang adil dan berdiri ditengah, maka dia bisa menilai siapa yang melenceng dan keluar dari jalur yang lurus.

Seakan ayat ini ingin berkata :

“Kalian (umat Muhammad) adalah saksi bagi umat-umat lainnya karena kalian adalah umat yang terbaik, yang berada di tengah, yang adil dan yang berada di jalur kebenaran.”

Semoga bermanfaat…

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on google
Share on telegram

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berlangganan ke Website via Email

Masukkan alamat email Anda untuk berlangganan artikel di website ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui surel.

Bergabung dengan 210 pelanggan lain